Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Ramadhanti Tembus Semifinal German Open 2026
Simetrisnews – Duet ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Ramadhanti, tampil dominan di German Open 2026. Hingga babak perempatfinal, Tiwi/Fadia belum kehilangan satu gim pun.
Bertanding di Lapangan 3 Westenergie Sporthalle, Sabtu (28/2) dini hari WIB, Tiwi/Fadia menghadapi pasangan Hong Kong, Lui Lok Lok/Tang Hiu Yan.
Dalam duel berdurasi 41 menit, wakil Merah Putih menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-14.
Kemenangan ini menjaga asa Indonesia di turnamen level BWF tersebut. Tiwi/Fadia kini menjadi satu-satunya wakil Tanah Air yang tersisa setelah Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu terhenti di babak 16 besar.
Dominan Sejak Gim Pertama
Pada gim pertama, Tiwi/Fadia sempat tertinggal 2-3 sebelum membalikkan keadaan dengan lima poin beruntun untuk unggul 7-3. Meski lawan sempat memangkas jarak menjadi 9-10, Tiwi/Fadia tetap memimpin 11-9 saat interval.
Selepas jeda, pasangan Indonesia terus menjaga momentum hingga memperlebar jarak menjadi 16-11. Mereka akhirnya mengunci gim pertama 21-15 setelah meraih game point 20-14.
Gim kedua berjalan lebih ketat. Lui/Tang sempat unggul dan memaksa skor imbang 8-8 serta 9-9. Namun Tiwi/Fadia kembali menunjukkan ketenangan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Setelah kedudukan sempat imbang 11-11, Tiwi/Fadia merebut tiga poin beruntun untuk memimpin 14-11—momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan. Mereka kemudian melesat hingga 21-14 untuk memastikan tiket semifinal.
Tantang Wakil China
Di babak empat besar, Tiwi/Fadia akan menghadapi pasangan China, Li Yijing/Wang Yiduo, dalam perebutan tiket final.
Dengan performa solid dan belum kehilangan gim, peluang Tiwi/Fadia untuk melangkah lebih jauh di German Open 2026 terbuka lebar.
Baca Juga :
- Jembatan Putus, Pelajar di Medan Nekat Seberangi Sungai Lewat Pipa
- Militer Iran Ancam Blokir Laut Merah hingga Teluk Oman Usai Blokade AS
- Menhut Raja Juli Terbitkan Permenhut 6/2026, Perdagangan Karbon Hutan Kini Lebih Terbuka dan Transparan
- PM Baru Hungaria Peter Magyar Desak Presiden Tamas Sulyok Mundur, Ancam Ubah UU
- Netanyahu Prioritaskan Pembubaran Hizbullah, Buka Peluang Damai
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







