Nissan Juke EV Resmi Diperkenalkan, Crossover Ikonik Kini Full Listrik dengan Teknologi V2G

Simetrisnews — Nissan resmi membuka selubung generasi terbaru Nissan Juke dalam acara ‘Nissan Vision’ di kantor pusat globalnya, Jepang. Bukan sekadar facelift, Juke kini berevolusi menjadi kendaraan listrik murni alias Juke EV.

Sejak debut pada 2010, Juke dikenal sebagai crossover kompak dengan desain nyentrik yang mendobrak pakem pasar. Lebih dari 1,5 juta unit telah terjual secara global. Kini, di generasi ketiga, DNA desain berani itu dibawa masuk ke era elektrifikasi.

“Juke selalu mewakili desain yang berani dan kesediaan untuk menantang konvensi. Dengan generasi ketiga ini, kami membawa semangat tersebut ke era listrik,” ujar Clíodhna Lyons, Region Vice President Product, Brand & Marketing Strategy Nissan AMIEO.

Juke EV akan memperkuat lini mobil listrik Nissan bersama Nissan Ariya, Nissan Leaf, dan Micra terbaru. Salah satu teknologi unggulan yang diusung adalah Vehicle-to-Grid (V2G), memungkinkan mobil ini tak hanya mengisi daya, tetapi juga menyalurkan listrik kembali ke rumah atau jaringan.

Produksi Juke EV akan dilakukan di pabrik Nissan Sunderland Plant, Inggris, yang menjadi basis utama manufaktur Nissan di Eropa.

Meski detail teknis belum diungkap penuh, Juke EV diprediksi berbagi platform dengan Leaf generasi terbaru. Artinya, crossover ini kemungkinan mengusung baterai nickel-manganese-cobalt berkapasitas 52 kWh atau 75 kWh, dengan estimasi jarak tempuh hingga 622 km dalam sekali pengisian daya.

Dari sisi performa, motor listriknya diperkirakan menghasilkan tenaga sekitar 215 bhp. Berbeda dengan Ariya yang punya opsi AWD, Juke EV kemungkinan tetap menggunakan penggerak roda depan (FWD).

Nissan menargetkan peluncuran pasar Juke EV pada musim semi 2027, dengan fokus utama pasar Eropa sebagai bagian dari percepatan strategi elektrifikasi global.

Tinggalkan Balasan