Bukan Avanza atau Innova, Daihatsu Gran Max Jadi Mobil Terlaris Maret 2026, Inden Tembus 2 Bulan
Simetrisnews – Bukan Toyota Avanza atau Toyota Kijang Innova yang memimpin penjualan mobil nasional pada Maret 2026. Tak disangka, justru Daihatsu Gran Max yang menjadi raja penjualan.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Maret 2026, Gran Max minibus dan blind van mencatat penjualan 4.128 unit. Sementara Gran Max pick up menyusul di posisi empat dengan torehan 2.919 unit.
Dominasi Sejak 2025
Dominasi Gran Max di segmen kendaraan komersial sejatinya sudah terasa sejak 2025. Sepanjang tahun itu, Gran Max pick up membukukan penjualan lebih dari 43 ribu unit dengan pangsa pasar 58 persen di segmen pick up low.
Gran Max blind van dan minibus juga terjual lebih dari 18 ribu unit dan menguasai 92 persen pangsa pasar mobil semi commercial.
Secara akumulatif, sejak diluncurkan pada 2007 hingga Februari 2026, Gran Max telah terjual lebih dari 900 ribu unit di Indonesia.
Inden Hingga Dua Bulan
Tingginya permintaan membuat konsumen harus bersabar. Inden Gran Max di sejumlah dealer bahkan tembus dua bulan, terutama untuk varian blind van.
Tri Mulyono, Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation, menjelaskan waktu tunggu berbeda di tiap outlet.
“Kalau Gran Max pick up, indennya sekitar 1 bulan. Tapi untuk blind van, bisa 1,5 sampai 2 bulan,” ujarnya di arena GIICOMVEC 2026.
Andalan Pelaku Usaha
Larisnya Gran Max mencerminkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap mobil ini sebagai kendaraan niaga andalan. Daihatsu menyebut Gran Max punya varian paling lengkap di kelasnya.
Tersedia dua pilihan mesin 1.3L dan 1.5L, transmisi manual dan otomatis, serta pilihan model:
- Pick up: Rp 167–180 juta
- Blind van: Rp 180–228 juta
- Minibus: Rp 212–233 juta
Kombinasi harga terjangkau, daya angkut besar, dan fleksibilitas model membuat Gran Max tetap menjadi “Sahabat Bisnis” bagi banyak UMKM hingga perusahaan logistik.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







