French Blending Jadi Tren Warna Rambut Natural Berdimensi, Minim Retouch
Simetrisnews – Tren warna rambut kini bergerak ke arah yang lebih halus, menyatu, namun tetap berdimensi. Perubahan tidak lagi soal kontras ekstrem, melainkan “upgrade” tampilan yang terasa effortless dan natural.
Data internal L’Oréal Professionnel menunjukkan 47,7% perempuan Indonesia tertarik pada warna rambut yang membuat wajah terlihat lebih segar tanpa meninggalkan kesan alami. Warna cokelat tetap menjadi favorit, tetapi dengan pendekatan modern: berlapis, hidup, dan tidak tampak flat.
Kebutuhan akan warna yang tidak menuntut retouch terlalu sering juga meningkat. Teknik seperti balayage dan highlights diminati karena transisinya tidak terlihat “putus” saat rambut tumbuh.
Sekitar 34,8% konsumen memilih teknik ini karena hasilnya menyatu alami dengan akar rambut. Dari preferensi inilah lahir pendekatan French Blending.
Apa Itu French Blending?
French Blending adalah teknik pewarnaan yang menekankan efek transisi warna yang sangat halus. Tidak ada garis tegas atau blok warna. Hasil akhirnya dibuat seolah-olah warna tersebut tumbuh alami dari rambut.
Teknik ini fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan:
- Dimensional Blending: untuk pemula yang ingin hasil subtle.
- Retouch Blending: menyamarkan akar rambut yang tumbuh.
- Total Blending: perubahan lebih signifikan, termasuk menutup uban.
- Mengikuti tren grey blending: menyamarkan uban tanpa full coverage yang kaku.
“Saat ini tren yang sedang kami kembangkan adalah hair color blending atau disebut dengan teknik French Blending. Teknik ini cocok untuk berbagai kebutuhan, dari pewarnaan pertama hingga menutup uban,” ujar Indra Tanudarma, Head of Education Performance, Professionnel Product Division, dalam peluncuran French Blending di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Dipadukan Teknologi iNOA Tanpa Amonia
Untuk mendukung hasil warna yang halus, teknik ini dipadukan dengan iNOA dari L’Oréal Professionnel, pewarna permanen berbasis minyak tanpa amonia. Dengan Oil Delivery System (60% oil-based), warna diklaim lebih merata, kilau lebih intens, rambut terasa lembut, serta efektif menutup uban.
Aktris Asmara Abigail, yang dikenal lewat film Perempuan Tanah Jahanam, menjadi salah satu yang mencoba teknik ini.
“Aku suka warna yang natural tapi tetap punya karakter. Yang penting juga, tetap terlihat bagus seiring waktu tanpa harus sering retouch,” ujarnya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










