Kematian Diogo Jota dan Andre Silva Dipastikan Bukan Perkara Pidana

Simetrisnews – Penyelidik Spanyol menyimpulkan tidak ada tanggung jawab pidana atas kecelakaan mobil yang menewaskan mantan penyerang Liverpool, Diogo Jota, dan adiknya, Andre Silva. Keputusan ini diambil setelah pengadilan meninjau seluruh bukti dan pendapat ahli kecelakaan lalu lintas.

Keduanya tewas pada 03/07/2025 saat Lamborghini yang mereka tumpangi keluar jalur di jalan raya A-52 dekat Cernadilla, Spanyol utara. Hasil penyelidikan menyebut ban mobil pecah ketika menyalip kendaraan lain, sebelum mobil menabrak pembatas tengah dan terbakar.

Tribunal Superior de Justicia de Castilla y Leon melalui pengadilan di provinsi Zamora memutuskan perkara pidana tidak perlu dilanjutkan. Namun, pengadilan membuka kemungkinan bagi pihak terdampak untuk menempuh jalur perdata.
Menurut laporan The Athletic, berkas perkara telah ditutup sejak November setelah evaluasi menyeluruh.

Saat kejadian, Jota dan Silva sedang menuju pelabuhan Santander untuk menyeberang ke Inggris dengan feri. Jota memilih perjalanan darat karena disarankan tenaga medis untuk tidak terbang usai operasi paru-paru.

Tragedi ini terjadi hanya 11 hari setelah Jota menikahi kekasih masa kecilnya, Rute Cardoso, di Porto. Pemakaman keduanya digelar di Gondomar, kota tempat mereka tumbuh dan meniti karier akademi.

Skuad Liverpool hadir memberi penghormatan. Kapten Virgil van Dijk membawa karangan bunga berbentuk jersey nomor 20 milik Jota ke Igreja Matriz de Gondomar, sementara Andrew Robertson membawa karangan bunga bernomor 30, nomor yang dikenakan Silva di klubnya, FC Penafiel.

Liverpool mempensiunkan nomor punggung 20 di semua level tim. Para suporter rutin menyanyikan lagu untuk Jota pada menit ke-20 setiap laga kandang. Pemilik klub, Fenway Sports Group, juga berkomitmen menjaga keluarga yang ditinggalkan dan menghormati sisa kontrak Jota hingga 2027.

Dalam salah satu momen emosional, dua anak Jota menjadi maskot saat Liverpool menghadapi mantan klubnya, Wolverhampton Wanderers, pada Desember lalu. Rute menyampaikan terima kasih atas dukungan luas dari suporter kedua tim.

“Dari lubuk hati saya, terima kasih kepada klub dan seluruh penggemar atas cinta, rasa hormat, dan dukungan yang ditunjukkan selama masa yang sangat sulit ini,” tulisnya.

Musim terakhirnya, Jota berkontribusi 10 gol saat Liverpool meraih gelar liga ke-20.

Tinggalkan Balasan