Waktu Mustajab dan Tata Cara Berdoa di Malam Lailatul Qadar
Simetrisnews– Malam Lailatul Qadar memiliki keistimewaan luar biasa karena amal ibadah di malam ini lebih baik dari seribu bulan. Berikut penjelasan waktu mustajab berdoa dan tata cara yang dianjurkan.
Waktu Mustajab Berdoa
Sepertiga Malam Terakhir
Sekitar pukul 01.00 dini hari hingga menjelang Subuh.
Rasulullah SAW bersabda, “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir. Orang yang berdoa, meminta, dan memohon ampun akan dikabulkan” (HR Bukhari & Muslim).
Sepuluh Malam Terakhir Ramadan
Khususnya malam ganjil: ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Waktu ini dianjurkan untuk beriktikaf dan memperbanyak ibadah.
Doa Dianjurkan Saat Lailatul Qadar
Doa: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ، تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Mulia. Engkau senang memberi maaf, maka maafkanlah aku.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah & Ahmad)
Tata Cara Berdoa Menurut Imam Al-Ghazali
1. Berdoa di waktu mulia dan dengan khusyuk.
2. Menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, mengusap wajah setelah doa.
Memulai doa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
3. Membaca syahadat dan memohon ampunan.
4. Berdoa dengan rendah hati, suara lembut, bahasa sederhana.
5. Konsisten dan tidak mudah putus asa.
Berdoa untuk diri sendiri, lalu untuk orang lain.
Bisa bertawassul dengan nama-nama Allah atau amal saleh.
6. Berdoa dalam keadaan suci, memakai pakaian bersih, dan makanan-minuman halal.
7. Memahami waktu mustajab dan adab berdoa akan meningkatkan peluang doa diterima dan mendapatkan keberkahan di malam Lailatul Qadar.













