Viral Tag “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps, PSI Nilai Bukti Jokowi Masih Dicintai Warga
Simetrisnews – Kediaman Presiden RI ke-7, Joko Widodo, mendadak viral setelah penanda lokasinya di Google Maps berubah menjadi “Tembok Ratapan Solo”. Peristiwa ini ramai dibicarakan warganet dan membuat rumah Jokowi di Solo kian sering dikunjungi warga.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia menilai fenomena tersebut sebagai cermin kecintaan masyarakat terhadap Jokowi. Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menyebut penamaan itu sebagai bentuk kreativitas netizen.
“He he he, baru dengar saya. Memang kreatif netizen kita,” kata Grace, Senin (23/2/2026).
Grace menuturkan, rumah Jokowi yang beralamat di Jalan Kutai Utara No. 1 memang hampir tak pernah sepi pengunjung. Banyak warga datang sekadar bersalaman, berfoto, atau melepas rindu setelah Jokowi purnatugas.
“Rumah Pak Jokowi memang tidak pernah sepi pengunjung. Selalu ada warga yang ingin bertemu Bapak, untuk salaman, berfoto, melepas kangen,” ujarnya.
Menurut Grace, antusiasme warga tersebut menjadi bukti kuat bahwa Jokowi masih dicintai masyarakat luas.
“Ini bukti nyata bahwa beliau memang dicintai masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, ajudan Jokowi, Syarif Fitriansyah, mengaku telah mengetahui adanya penamaan unik tersebut di platform digital. Namun, ia belum bisa memastikan apakah Jokowi sudah mengetahui perubahan label tersebut atau belum.
“Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya,” kata Syarif.
Saat ditanya kemungkinan meminta perubahan nama di Google Maps, Syarif memilih tak berkomentar panjang. Ia mengaku pribadi tidak merasa tersinggung dengan label tersebut.
“Kalau saya biasa saja,” ujarnya.
Ia juga menegaskan Jokowi tidak keberatan dengan kehadiran warga di sekitar kediamannya, termasuk ketika jalan di depan rumahnya pernah digunakan sebagai lokasi tahlilan oleh rombongan keluarga besar Pondok Pesantren Hidayatul Khalil dari Banyumas.
“Bapak sama sekali tidak merasa terganggu,” pungkasnya.













