Valentino Rossi Tegas Tak Akan Naik Motor MotoGP Lagi: Saya Tidak Merindukannya
Simetrisnews – Legenda balap dunia Valentino Rossi tampaknya benar-benar telah menutup lembaran kariernya di dunia yang membesarkan namanya. Ia secara tegas mengaku tidak ingin lagi menunggangi motor di ajang MotoGP.
Pernyataan itu terungkap dalam sebuah video yang diunggah MotoGP.com saat acara makan malam spesial Hall of Fame. Dalam suasana santai tersebut, mantan rival sekaligus sesama legenda balap, Dani Pedrosa, melontarkan pertanyaan yang membuat banyak penggemar penasaran.
Pedrosa menanyakan kapan Rossi akan kembali mencoba mengendarai motor MotoGP.
“Tidak akan pernah,” jawab Rossi dengan tegas, seperti dikutip dari MotoGP.com.
Rossi mengungkapkan bahwa banyak orang yang masih memintanya untuk sekadar melakukan tes motor MotoGP.
Namun, juara dunia sembilan kali itu merasa masa-masa tersebut sudah benar-benar berlalu.
“Banyak orang bertanya kepadaku tentang hal itu, apakah aku ingin mencoba tes motor MotoGP lagi,” ungkapnya.
Menurut pembalap asal Italia tersebut, mengendarai motor MotoGP bukanlah hal mudah. Dibutuhkan kondisi fisik yang sangat kuat serta tuntutan performa yang tinggi. Jika bukan untuk balapan, Rossi merasa tidak memiliki alasan untuk kembali menungganginya.
“Tapi kalau kamu sudah tidak balapan lagi, kamu tidak terpaksa untuk melakukannya. Jujur saja, aku tidak merindukannya. Aku tidak ingin mengendarainya lagi,” tambahnya.
Sejak pensiun dari MotoGP pada akhir 2021, Rossi memang tidak sepenuhnya meninggalkan dunia balap. Ia kini aktif mengikuti ajang balap ketahanan mobil seperti GT World Challenge dan bahkan telah naik kelas ke kejuaraan dunia ketahanan, FIA World Endurance Championship.
Meski begitu, Rossi mengaku masih rutin berlatih di lintasan menggunakan motor yang lebih “ramah” dibandingkan motor MotoGP. Ia sering berlatih bersama para muridnya di VR46 Riders Academy dengan motor produksi massal.
“Biasanya aku latihan pakai Yamaha R1, terkadang Yamaha R6. Kami juga sering bermain motor kecil seperti Ohvale,” jelas Rossi.
Ia juga mengaku masih sering beradu kecepatan dengan para pembalap muda yang menjadi anak didiknya, seperti Francesco Bagnaia, Luca Marini, Marco Bezzecchi, hingga Franco Morbidelli.













