Toyota Alphard Versi Lebih Murah Hadir, Penjualannya Masih Kalah dari Denza D9
Simetrisnews – Toyota menghadirkan versi lebih terjangkau dari Toyota Alphard. Kehadiran model tersebut membuat persaingan di segmen MPV premium semakin menarik, terutama karena harus berhadapan langsung dengan Denza D9.
Sebelumnya, selisih harga antara Alphard dan Denza D9 bisa mencapai sekitar Rp 700 juta. Namun dengan hadirnya varian Alphard yang lebih murah, perbedaan harga kini hanya berkisar Rp 300 jutaan. Dengan strategi ini, Toyota berharap mobil hybrid mereka dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Lalu bagaimana dengan penjualannya?
Mengutip data wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi Alphard versi murah selama Februari 2026 tercatat sebanyak 60 unit.
Dari jumlah tersebut, varian hybrid menjadi yang paling banyak terdistribusi, yakni sebanyak 57 unit. Sementara varian bensin hanya terjual 3 unit. Untuk Alphard varian non-XE, distribusinya juga tercatat sebanyak 3 unit.
Jika dibandingkan, penjualan Alphard masih terpaut cukup jauh dari Denza D9. Pada Februari 2026 saja, Denza D9 mencatat distribusi sebanyak 270 unit.
Bahkan dalam dua bulan pertama tahun ini, Denza D9 sudah membukukan distribusi wholesales sebanyak 662 unit. Sementara seluruh varian Alphard dalam periode yang sama hanya mencatat distribusi sekitar 215 unit.
Denza D9 diperkirakan masih akan unggul di pasar karena harganya lebih kompetitif dibandingkan Alphard. Saat ini Denza D9 dipasarkan dengan harga sekitar Rp 950 juta.
Selain itu, pajak tahunan kendaraan listrik juga jauh lebih ringan. Pemilik Denza D9 hanya dikenakan biaya sekitar Rp 143 ribu per tahun yang berasal dari SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Sebaliknya, pemilik Alphard harus membayar pajak kendaraan hingga puluhan juta rupiah setiap tahun.
Dari sisi spesifikasi, Alphard hybrid menggunakan mesin A25A-FXS yang mampu menghasilkan tenaga 190 PS pada 6.000 rpm dan torsi 236 Nm pada 4.300–4.500 rpm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi CVT.
Sementara itu, Denza D9 dibekali baterai BYD Blade (LFP) berkapasitas 103 kWh. Baterai tersebut dipadukan dengan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor yang mampu menghasilkan tenaga 230 kW dan torsi 360 Nm.
Dengan kombinasi tersebut, secara teori Denza D9 mampu menempuh jarak hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.













