Simetrisnews – Persaingan mobil listrik di kawasan Asia Tenggara makin memanas setelah Tesla mulai memperkenalkan SUV keluarga 6–7 penumpang, Tesla Model Y L, di Malaysia dan Singapura.
Dikutip dari berbagai sumber, unit Model Y L saat ini sudah dipamerkan di sejumlah lokasi strategis di Malaysia, seperti Pavilion Kuala Lumpur hingga 12 April 2026, lalu di Tesla Experience Center Cyberjaya, Pavilion Damansara Heights, serta Gurney Plaza Penang.
Di Malaysia, Tesla Model Y L dilepas dengan banderol RM 260.000 atau setara sekitar Rp 1,1 miliaran.
Secara spesifikasi, perbedaan utama Model Y L dibanding versi standar ada pada konfigurasi 6–7 penumpang serta opsi dua pilihan velg, yakni 17 inci dan 20 inci.
SUV listrik asal Amerika Serikat ini dibekali baterai 82 kWh NMC yang dipadukan dengan sistem dual-motor All Wheel Drive (AWD). Dalam klaim pabrikan, daya jelajahnya mampu mencapai 681 km.
Untuk performa, Model Y L menghasilkan tenaga 340 kW (456 hp) dan torsi 567 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim hanya membutuhkan waktu 5 detik, dengan kecepatan puncak mencapai 201 km/jam.
Masuknya Model Y L ke Malaysia dan Singapura memunculkan pertanyaan besar: kapan Tesla mulai membawa varian 7 penumpang ini ke Indonesia?
