Suzuki Siapkan Micro-SUV Murah Bermesin 1.200 cc, Siap Tantang Tata Punch
Simetrisnews – Suzuki melalui anak usahanya di India, Maruti Suzuki, tengah menyiapkan strategi baru untuk memperkuat lini SUV kompak. Pabrikan asal Jepang tersebut dikabarkan akan meluncurkan model micro-SUV anyar dengan mesin kecil 1.200 cc dan harga terjangkau.
Dalam satu dekade terakhir, Maruti Suzuki terbilang agresif membangun portofolio SUV dengan menghadirkan sedikitnya enam model berbeda. Ke depan, fokus perusahaan akan diarahkan pada SUV berukuran kecil yang lebih ekonomis, seiring meningkatnya permintaan di segmen entry-level.
Salah satu model yang tengah dipersiapkan adalah SUV mungil berkode nama Y43. Kendaraan ini diproyeksikan menjadi rival langsung Tata Punch yang saat ini sukses di pasar India. Segmen micro-SUV sendiri memang tengah naik daun karena menawarkan dimensi ringkas namun tetap bergaya SUV.
Sebelumnya, Suzuki sebenarnya sudah lebih dulu bermain di segmen ini lewat Suzuki Ignis. Namun, model tersebut dinilai kurang kompetitif dari sisi dimensi dan fitur jika dibandingkan pesaing yang lebih baru seperti Hyundai Exter.
Berdasarkan laporan yang beredar, Y43 akan hadir dengan dimensi kompak, panjang sekitar 3,8 meter, lebar lebih dari 1,7 meter, dan tinggi di atas 1,6 meter. Jarak sumbu roda diperkirakan berada di kisaran 2,5 meter, yang diharapkan mampu menghadirkan ruang kabin lebih lega di kelasnya.
Untuk sektor dapur pacu, mobil ini kemungkinan dibekali mesin bensin tiga silinder 1.200 cc naturally aspirated dengan tenaga sekitar 80 dk dan torsi 111,7 Nm. Selain itu, opsi bahan bakar CNG juga disebut akan tersedia dengan tenaga sekitar 69 dk.
SUV kompak ini diprediksi meluncur pada awal 2027. Dari sisi harga, varian dasar diperkirakan berada di kisaran Rs 5,25-5,50 lakh atau setara Rp 94 juta hingga Rp 99 jutaan.
Model Y43 akan menjadi bagian dari strategi besar Maruti Suzuki yang menargetkan peluncuran tujuh SUV baru dalam lima hingga enam tahun ke depan, sekaligus memperkuat posisinya di segmen SUV yang kini telah menguasai hampir 20 persen pasar otomotif India.













