Simetrisnews.com

Suporter Liverpool Murka, Reaksi CEO Billy Hogan Saat Protes Harga Tiket Picu Amarah

Simetrisnews — Gelombang protes suporter Liverpool terhadap kenaikan harga tiket musim depan memuncak saat kemenangan 3-1 atas Crystal Palace di Anfield, Sabtu, 25/04.

Ribuan pendukung mengangkat kartu kuning sebagai simbol penolakan terhadap kebijakan pemilik klub, Fenway Sports Group. Nyanyian bernada keras yang menyasar jajaran petinggi klub pun menggema di stadion, mencerminkan kekhawatiran suporter kelas pekerja yang merasa makin sulit menjangkau harga tiket.

Namun, yang memicu kemarahan lebih besar adalah cuplikan video yang memperlihatkan CEO klub, Billy Hogan, tampak menyeringai dan menahan tawa saat kamera menyorot reaksinya di tengah lautan kartu kuning.

Rekaman tersebut viral di media sosial dan memancing respons keras dari suporter.

“Darahku mendidih,” tulis salah satu pengguna X.
“Para penggemar adalah jiwa Liverpool, menertawakan kekhawatiran mereka tidak dapat diterima,” tulis lainnya.

Bagi banyak pendukung, momen itu dianggap menunjukkan jarak emosional antara manajemen klub dan basis suporter.

Isu finansial memang menjadi sumber ketegangan dalam beberapa musim terakhir. Pada era Jurgen Klopp, sebagian fans merasa Liverpool kalah agresif dalam belanja pemain dibanding rival Premier League.

Ironisnya, belanja besar musim panas lalu juga belum sepenuhnya membuahkan hasil. Rekrutan mahal seperti Alexander Isak, serta nama lain seperti Milos Kerkez dan Florian Wirtz, tak luput dari kritik saat performa tim sempat inkonsisten.

Meski begitu, tiga kemenangan beruntun membuat Liverpool naik ke posisi empat besar, menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan. Secara finansial, posisi ini memberi napas lebih lega bagi pemilik klub, di tengah tekanan dari suporter yang menuntut kebijakan lebih berpihak pada fans.

Exit mobile version