Rekrutmen ASN 2026 Masih Dimatangkan, Pemerintah Pertimbangkan Kondisi Fiskal dan Prioritas

Simetrisnews – Pemerintah hingga kini masih mematangkan skema rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) untuk tahun 2026. Sejumlah opsi tengah dikaji, termasuk kebutuhan formasi di berbagai instansi serta penyesuaian dengan kondisi fiskal negara.

Lihat Juga :

https://youtube.com/@simetrisnews?si=X370zyxsT74QlKri

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

“Belum, sedang kita finalkan, kita rumuskan,” ujar Prasetyo.
Ia menjelaskan, hampir seluruh kementerian telah menyampaikan kebutuhan pegawai dalam pembahasan tersebut. Namun, pemerintah belum bisa mengumumkan jumlah formasi secara rinci karena masih menimbang berbagai prioritas.

“Secara umum hampir semua menteri yang hadir sudah menyampaikan kebutuhannya. Tetapi kami belum bisa menyampaikan angka secara detail karena diskusi masih berkembang,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah perlu menetapkan prioritas kebutuhan yang paling mendesak, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal negara.

“Mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi karena bagaimanapun juga kita harus mempertimbangkan kondisi kemampuan kita secara fiskal,” lanjutnya.

Sementara itu, Kementerian PAN-RB telah meminta seluruh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan kebutuhan pegawai.

Di sisi lain, pemerintah pusat juga tengah memetakan jumlah ASN yang sudah ada guna menemukan keseimbangan sebelum menetapkan jumlah rekrutmen secara final.

“Ini sedang dicari titik temunya nanti kalau bicara masalah jumlah,” kata Prasetyo.

Lebih lanjut, pemerintah juga mempertimbangkan pelibatan Kementerian Pertahanan dalam proses pendidikan dan pelatihan calon ASN. Hal ini karena kementerian tersebut dinilai memiliki fasilitas pendidikan yang memadai dan tersebar di berbagai wilayah.

Rencana tersebut akan dijalankan apabila pemerintah telah memutuskan untuk membuka rekrutmen ASN secara resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup