Real Madrid Singkirkan Benfica, Tchouameni: Kemenangan Ini untuk Semua yang Melawan Rasisme

Simetrisnews – Real Madrid memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions usai menundukkan Benfica dengan skor 2-1 pada leg kedua playoff fase knockout. Kemenangan ini terasa spesial karena disebut sebagai simbol perlawanan terhadap rasisme di sepak bola.

Laga Real Madrid vs Benfica digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Los Blancos tampil solid di hadapan pendukungnya dan memastikan kemenangan agregat 3-1 atas wakil Portugal tersebut.

Sejak awal pertandingan, Real Madrid tampil agresif demi mengamankan tiket ke fase gugur berikutnya di UEFA Champions League. Keunggulan 2-1 di leg kedua membuat langkah skuad asuhan Carlo Ancelotti semakin mantap.

Kemenangan ini sekaligus menjadi jawaban atas insiden yang terjadi di leg pertama di markas Benfica. Saat itu, winger Madrid Vinicius Junior mengaku mendapat ejekan rasial dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Insiden tersebut memicu gelombang dukungan terhadap Vinicius. Sebelum kick-off di Bernabeu, suporter Real Madrid membentangkan spanduk bertuliskan “No to Racism” sebagai bentuk solidaritas terhadap pemain asal Brasil itu.

Gelandang Madrid, Aurelien Tchouameni, menegaskan bahwa kemenangan atas Benfica lebih dari sekadar hasil pertandingan.

“Saya kira ada yang lebih penting daripada pertandingan ini, daripada sepak bola,” ujar Tchouameni seperti dikutip dari BBC.

“Vinicius tetap percaya diri dan dia tetap fokus pada apa yang harus dia lakukan. Saya kira mereka mengambil keputusan tepat dengan tidak membiarkannya (Prestianni) main di pertandingan ini.”

“Seperti yang saya bilang, ada hal yang lebih penting daripada sepak bola dan ini adalah kemenangan untuk kita semua.”

Tchouameni menilai, kemenangan ini menjadi pesan tegas bahwa sepak bola tidak memberi ruang bagi tindakan rasisme. Solidaritas yang ditunjukkan rekan setim dan suporter menjadi bukti bahwa perjuangan melawan diskriminasi harus terus digaungkan.

Dengan hasil ini, Real Madrid melangkah ke babak 16 besar Liga Champions dengan penuh percaya diri. Namun lebih dari itu, laga kontra Benfica menjadi momentum penting dalam menyuarakan sikap tegas terhadap rasisme di dunia sepak bola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup