Putin Prihatin Serangan AS–Israel ke Iran, Rusia Siap Turun Tangan Stabilkan Timur Tengah

Simetrisnews – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keprihatinannya atas memanasnya situasi di Timur Tengah setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Putin menegaskan Rusia siap berperan membantu menstabilkan kawasan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Putin saat menerima Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty di Kremlin. Dalam pertemuan tersebut, Putin berharap konflik bersenjata yang terjadi bisa segera dihentikan.
“Kita semua berharap konflik yang sedang berlangsung ini segera diselesaikan. Seperti yang Anda ketahui, Presiden Trump juga membahas masalah ini kemarin,” ujar Putin, mengutip siaran pers resmi Rusia.

Putin kembali menekankan kesiapan Rusia untuk membantu mengembalikan stabilitas Timur Tengah.

“Izinkan saya menegaskan kembali bahwa kami siap melakukan segala upaya untuk membantu menstabilkan situasi dan, seperti yang mereka katakan dalam kasus seperti ini, mengembalikannya ke keadaan normal,” tambahnya.

Konflik Memanas Sejak Akhir Februari

Perang di kawasan tersebut dilaporkan mulai memanas sejak 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran.

Rentetan serangan dilaporkan menewaskan sedikitnya 1.340 orang di berbagai wilayah Iran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone ke sejumlah target di Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi penempatan aset militer Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup