Punya Sisa THR? Ini 4 Bagian Rumah yang Sebaiknya Direnovasi Setelah Lebaran
Simetrisnews – Setelah Lebaran, sebagian orang memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan renovasi rumah. Salah satu alasannya karena masih ada sisa dana dari tunjangan hari raya (THR) setelah digunakan untuk kebutuhan perayaan.
Jika masih bingung harus memulai renovasi dari bagian mana, pemilik rumah dapat memperhatikan area yang paling rentan mengalami kerusakan seperti dinding dan atap. Perbaikan pada bagian tersebut penting dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah sekaligus memperindah tampilan hunian.
Kontraktor dari Rebwild, Wildan, mengatakan renovasi rumah sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan usia bangunan. Menurutnya, rumah yang berusia lima tahun ke bawah umumnya mulai mengalami masalah pada bagian dinding, sedangkan rumah yang sudah berusia sekitar 20 tahun biasanya mengalami kerusakan pada bagian atap.
Berikut beberapa bagian rumah yang sebaiknya diperhatikan saat ingin melakukan renovasi:
- Dinding
Dinding rumah dapat diperbarui dengan mengecat ulang menggunakan warna baru agar tampilan hunian terlihat lebih segar. Selain itu, pemilik rumah juga bisa menambahkan wallpaper untuk memberikan kesan estetik pada interior.
Namun, ada beberapa tanda dinding perlu segera diperbaiki, seperti tampilan yang kusam, muncul retakan, hingga adanya jamur atau rembesan air. Wildan menyarankan agar retakan segera ditambal dan dilakukan pengecatan ulang agar kerusakan tidak meluas.
“Retaknya dilihat, diperbaiki, diplamir, atau ditambal. Lapisan cat lama dikupas dulu, lalu tinggal finishing ulang,” kata Wildan seperti dilansir Antara, Selasa (10/3/2026). - Atap Rumah
Bagian atap juga perlu diperiksa secara menyeluruh, mulai dari genteng, rangka atap, plafon, hingga talang air. Jika ditemukan kerusakan ringan seperti genteng pecah atau bergeser, sebaiknya segera diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.
Perbaikan ini penting untuk mencegah kebocoran. Atap yang bocor bisa menyebabkan kerusakan struktur bangunan hingga memicu pertumbuhan jamur di dalam rumah.
Namun, jika kondisi atap sudah rusak parah seperti runtuh, ambrol, rangka atap turun, atau sebagian besar genteng hilang dan hancur, maka sebaiknya dilakukan penggantian atap secara menyeluruh. - Kusen Pintu dan Jendela
Pemilik rumah juga disarankan memeriksa kondisi kusen pintu dan jendela, terutama yang masih menggunakan bahan kayu. Kusen kayu yang diserang rayap biasanya mengalami kerusakan bentuk dan kekuatan.
Jika kerusakan cukup parah, pemilik rumah bisa mempertimbangkan mengganti kusen kayu dengan bahan aluminium yang lebih tahan terhadap rayap dan lebih awet.
“Kalau misalnya dimakan rayap, biasanya renovasinya dengan mengganti kusen menjadi aluminium,” ujarnya. - Keramik Kamar Mandi
Renovasi kamar mandi juga bisa menjadi pilihan untuk memperbarui tampilan rumah. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah mengganti keramik lantai maupun dinding kamar mandi.
Selain untuk meningkatkan estetika, pemilik rumah juga dapat memilih keramik dengan teknologi yang lebih modern, seperti keramik anti slip yang lebih aman digunakan.
“Biasanya orang mengganti keramik lama yang sudah jadul untuk di-upgrade menjadi yang lebih bagus,” tutur Wildan.
Dengan memperhatikan beberapa bagian tersebut, renovasi rumah dapat dilakukan secara lebih efektif dan sesuai kebutuhan.
Selain membuat rumah terlihat lebih segar, perbaikan juga membantu menjaga kondisi bangunan agar tetap aman dan nyaman untuk ditempati.













