Polytron Masuk Pasar Mobil Listrik RI, Penjualan Awal Minim tapi Menjanjikan

Simetrisnews – Polytron, pabrikan asal Indonesia, mencoba peruntungan di pasar mobil listrik dalam negeri dengan menghadirkan SUV G3 dan G3+. Meski masih pendatang baru, Polytron mulai menunjukkan eksistensinya di tengah dominasi merek Jepang dan China.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari-Februari 2026, Polytron mendistribusikan 140 unit mobil, menempati posisi ke-29 dengan pangsa pasar 0,1 persen dari total 147.631 unit. Sedangkan penjualan retail mencapai 109 unit, menempatkan Polytron di posisi ke-33, lebih tinggi dari beberapa merek seperti Kia, Nissan, Mini, Subaru, dan Volkswagen.

SUV Polytron G3 dan G3+ memiliki dimensi panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm, dan jarak poros roda 2.800 mm. Kapasitas bagasinya 1.141 liter dengan fitur Electronic Tail Gate with Kick Sensor. Ditenagai baterai LFP 51,196 kWh dan motor listrik 150 kW, mobil ini menjanjikan jarak tempuh hingga 402 km, kecepatan maksimal 150 km/jam, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 9,6 detik.

Harga mobil Polytron bervariasi tergantung skema pembelian. Dengan berlangganan, G3 dibanderol Rp 329,5 juta dan G3+ Rp 373,5 juta. Tanpa skema berlangganan, harga G3 mulai Rp 461,5 juta dan G3+ Rp 505,5 juta (OTR Jakarta).

Polytron masih berada di tahap awal penetrasi pasar, namun spesifikasi dan opsi harga fleksibel diharapkan bisa menarik minat konsumen domestik.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: Halo