Polda Metro Jaya Batasi Operasional Truk Sumbu 3 Mulai 13 Maret Jelang Lebaran 2026
Simetrisnews – Polda Metro Jaya akan mengawasi operasional kendaraan bersumbu tiga atau lebih selama periode arus mudik Idul Fitri 2026. Pembatasan operasional truk sumbu tiga akan mulai diberlakukan pada 13 Maret 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengimbau para pelaku usaha dan transporter untuk mematuhi aturan tersebut.
“Kami menghimbau kepada para pelaku usaha termasuk transporter agar mematuhi pembatasan penggunaan kendaraan sumbu tiga. Ini dimulai tanggal 13 selama pelaksanaan operasi. Ada kemungkinan juga diperpanjang tergantung situasi arus balik,” ujar Komarudin kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa sesuai keputusan bersama atau SKB terkait pengaturan lalu lintas saat mudik, truk dengan sumbu tiga atau lebih dilarang melintas di jalan tol maupun jalur arteri sejak dimulainya Operasi Ketupat 2026.
Komarudin menegaskan bahwa aturan ini diterapkan untuk menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Ruas jalan nantinya akan dipenuhi pemudik. Diharapkan tidak terhambat oleh aktivitas kendaraan sumbu tiga ke atas,” jelasnya.
Meski demikian, terdapat pengecualian untuk beberapa jenis kendaraan sumbu tiga, seperti kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat atau sembako.
Komarudin menambahkan bahwa pihaknya berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat mematuhi aturan tersebut tanpa perlu tindakan tegas dari aparat.
“Kami berharap imbauan ini bisa dipatuhi. Namun jika ada aktivitas yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan lain, tentu kami tidak segan untuk melakukan penindakan,” tegasnya.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan mudik, Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Ketupat Jaya 2026 pada 13 hingga 25 Maret. Dalam operasi tersebut, lebih dari 6.800 personel gabungan akan diterjunkan.
Sebanyak 101 pos yang terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos pemantauan juga akan didirikan untuk mendukung pengamanan arus mudik.
Polda Metro Jaya menyatakan komitmennya untuk mewujudkan slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan skema pengamanan tambahan karena libur Idul Fitri tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi. Seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas di tempat wisata di Jakarta, akan turut diamankan.
Komarudin juga mengingatkan para pemudik untuk memperhatikan kondisi cuaca. Polisi bersama para pemangku kepentingan terkait telah menyiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi banjir di jalur mudik.













