NETANYAHU KONFIRMASI PEMBICARAN DENGAN TRUMP: “KEBERHASILAN MILITER BISA JADI KESEPAKATAN YANG MELINDUNGI ISRAEL” JERUSALEM – WASHINGTON, 24 MARET 2026

Simetrisnews – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa ia telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait situasi terkini dengan Iran.

Dalam pernyataan resmi yang diterbitkan kantor kepresidenan Israel, Netanyahu menyatakan bahwa Trump meyakini bahwa “keberhasilan militer gabungan Amerika Serikat-Israel di Iran dapat diubah menjadi kesepakatan yang dinegosiasikan” yang akan melindungi kepentingan Israel.

Komentar tersebut muncul tak lama setelah Trump mengumumkan melalui akun media sosial resmi bahwa ia telah melakukan pembicaraan “sangat baik” dengan seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya. Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai isi pembicaraan atau jabatan pejabat yang bersangkutan dari kedua belah pihak.

Perubahan mendadak ke arah diplomasi dari pihak Amerika Serikat terjadi hanya beberapa jam sebelum ultimatum yang seharusnya berlaku pada Senin malam (23 Maret 2026). Ultimatum tersebut kini telah ditunda.

Sebelumnya, pemerintah AS menyatakan bahwa Teheran harus membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz atau menghadapi konsekuensi militer, termasuk tindakan untuk “menghancurkan” pembangkit listrik Iran.

“Kita menghargai upaya diplomasi dari pihak Amerika Serikat, namun kita tetap siap dengan segala kemungkinan untuk melindungi keamanan negara dan rakyat Israel,” ujar Netanyahu dalam siaran persnya.

Sampai saat ini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait pembicaraan dengan Trump maupun komentar Netanyahu. Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran kritis yang digunakan untuk sekitar 20% ekspor minyak global, sehingga ketegangan di kawasan tersebut menjadi perhatian internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup