Simetrisnews.com

Pemukim Israel Kibarkan Bendera di Kompleks Al-Aqsa, Pakistan dan Qatar Kecam Keras

Simetrisnews – Kelompok pemukim Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa pada Selasa (21/4) waktu setempat dan mengibarkan bendera Israel di area suci tersebut. Aksi ini memicu kecaman keras dari Pakistan dan Qatar.

Bagi umat Muslim, Al-Aqsa merupakan situs suci ketiga setelah Makkah dan Madinah. Sementara bagi umat Yahudi, kawasan itu dikenal sebagai Temple Mount, yang diyakini sebagai lokasi dua kuil kuno.

Dilaporkan oleh Anadolu Agency dan Doha News, para pemukim Israel memasuki kompleks melalui Gerbang Mughrabi di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian Israel. Di dalam area tersebut, mereka mengibarkan bendera Israel dan melakukan ritual keagamaan.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan sejumlah pemukim berdoa di bagian timur kompleks, termasuk melakukan gerakan yang disebut sebagai “sujud epik”.

Otoritas Wakaf Islam di Yerusalem menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap status quo yang selama ini diberlakukan di kawasan suci tersebut.

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengutuk keras insiden tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta kesucian tempat ibadah.

“Tindakan tercela ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta terhadap kesucian dan kekebalan tempat suci tersebut,” tegas juru bicara Kemlu Pakistan.

Pakistan juga mendesak adanya langkah nyata untuk melindungi tempat-tempat suci di bawah pendudukan Israel serta menghentikan impunitas para pemukim ilegal.

Senada, Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut pengibaran bendera Israel di halaman Al-Aqsa sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Doha menegaskan penolakannya terhadap setiap upaya mengubah identitas maupun status masjid tersebut.

Qatar turut mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas atas pelanggaran berulang yang terjadi di Yerusalem dan situs-situs sucinya.

Sejak 2003, Kepolisian Israel mengizinkan pemukim Yahudi memasuki kompleks Al-Aqsa dalam dua periode waktu setiap hari, kecuali Jumat dan Sabtu. Situasi ini kembali memanas karena terjadi bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Israel serta mendekati momen Nakba yang diperingati rakyat Palestina.

Exit mobile version