One Way Puncak–Jakarta 9 Jam, Polisi Ungkap Lonjakan Kendaraan Jadi Penyebab

Simetrisnews – Sistem satu arah (one way) dari kawasan Puncak Bogor menuju Jakarta diberlakukan hingga 9 jam pada H+2 Lebaran. Polisi mengungkap kepadatan lalu lintas menjadi faktor utama lamanya penerapan rekayasa tersebut.

KBO Satlantas Polres Bogor Ardian Novianto menjelaskan bahwa arus kendaraan saat itu memang sangat tinggi, baik dari arah naik maupun turun.

“Untuk pemberlakuan one way sendiri kurang lebih 9 jam. Yang mana memang situasi arus lalu lintasnya memang cukup padat,” kata Ardian, Selasa (24/3/2026).

Ia menyebut lonjakan kendaraan terjadi sejak pagi hari, ketika wisatawan menuju Puncak, hingga sore hari saat arus balik menuju Jakarta.

“Arus wisata yang pagi hari naik ke arah Puncak, kemudian sore hari turun. Kemudian wisatawan yang sudah menginap di sekitar wilayah Puncak maupun Cianjur juga turun (menuju Jakarta),” jelasnya.

Selain itu, pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan turut memperparah kepadatan.

“Pertumbuhan kendaraannya juga cukup tinggi, sehingga memang kapasitas jalan yang ada di jalur wisata Puncak ini memang kurang untuk menampung dari jumlah banyaknya kendaraan yang melintas, baik naik maupun turun di kawasan wisata Puncak,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi mencatat total 89 ribu kendaraan melintas di jalur wisata Puncak dalam periode H+2 Lebaran.

‘Untuk dibandingkan dengan dua hari sebelumnya, baik itu di hari Sabtu maupun di hari Minggu, memang sesuai dengan data sampai dengan pukul 22.00 WIB tertinggi. Tertinggi dalam artian sudah mencapai 89.000 kendaraan roda empat,” ungkap Ardian.

Data tersebut mencakup kendaraan roda empat yang tercatat melalui pintu tol, sehingga jumlah kendaraan sebenarnya diperkirakan lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup