NasDem Gelar Safari Ramadan di Pulau Jawa, Targetkan Penguatan Basis Pemilih
Simetrisnews – Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem menggelar safari Ramadan selama 15 hari di Pulau Jawa. Kegiatan ini dipimpin Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustofa, dengan agenda bersilaturahmi bersama kader, kiai, dan masyarakat.
Saan menjelaskan wilayah Jawa dipilih karena memiliki jumlah daerah pemilihan (Dapil) terbanyak. Dari total 39 Dapil di Pulau Jawa pada Pemilu 2024, Partai NasDem baru mengisi 27 Dapil, sementara 12 Dapil lainnya masih belum terisi.
“Mengapa Jawa? Di Jawa ada 39 Dapil. Pemilu 2024 dari 39 Dapil, 27 terisi, tinggal 12, yaitu 4 di Jatim, 3 di Jateng, dan 3 di Jabar,” kata Saan, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, Pulau Jawa menjadi kontributor terbesar daerah pemilihan sehingga perlu menjadi fokus penguatan partai. Selain mempererat hubungan dengan kader dan masyarakat, safari Ramadan juga bertujuan meningkatkan elektabilitas partai.
Saan menyebut setelah pemilu terakhir, rata-rata elektabilitas Partai NasDem berada di angka 6 persen secara nasional. Angka tersebut dinilai meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya.
“Rata-rata elektabilitas kita 6 persen setelah pemilu. Biasanya setelah pemilu pertama dan kedua hanya sekitar 2,5 sampai 3 persen. Pemilu ketiga mengalami kenaikan hampir 100 persen menjadi 6 persen,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa elektabilitas NasDem di wilayah Jawa masih relatif rendah, yakni sekitar 2 persen atau di bawah rata-rata nasional. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi partai.
Ia mengatakan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, telah menginstruksikan seluruh kader untuk memberi perhatian khusus terhadap penguatan basis suara di Pulau Jawa menjelang pemilu mendatang.
Saan mengungkapkan bahwa Surya Paloh menargetkan Partai NasDem meraih 100 kursi di DPR RI pada Pemilu 2029 serta masuk dalam tiga besar partai politik nasional.
“Ketua umum menargetkan 100 kursi DPR RI dan ingin berada di posisi tiga besar. Dari tiga pemilu sebelumnya memang belum tercapai, tetapi target tersebut semakin mendekati,” katanya.
Ia menjelaskan pada pemilu pertama NasDem terpaut 64 kursi dari target, pemilu kedua terpaut 42 kursi, dan pada pemilu ketiga selisihnya menjadi 31 kursi.
Saan juga mengajak seluruh kader NasDem di Jawa Barat untuk tetap solid dan bekerja bersama guna meningkatkan perolehan suara partai, baik di tingkat daerah maupun nasional.













