Otomotif

Mobil Listrik Tetap Butuh Oli, Ini Komponen yang Diganti pada Jaecoo J5 EV

Simetrisnews – Mobil listrik ternyata tetap memerlukan penggantian oli atau pelumas, meskipun tidak seperti mobil berbahan bakar bensin atau diesel. Pada kendaraan listrik, oli yang diganti bukan oli mesin, melainkan oli gear atau pelumas transmisi, dengan interval penggantian yang jauh lebih lama.

Aftersales Service Operation Manager Jaecoo Indonesia, Bayu Agus Mustofa, menjelaskan bahwa ada beberapa komponen utama yang perlu diperhatikan dalam perawatan berkala mobil listrik seperti Jaecoo J5 EV.
“Untuk perawatan berkala ada empat komponen utama, yaitu AC filter, brake fluid, coolant, serta gear oil,” ujar Bayu di Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Servis berkala mobil listrik ini dilakukan setiap 15.000 km atau satu tahun pemakaian. Pada interval tersebut biasanya dilakukan penggantian AC filter sekaligus pengecekan komponen lainnya.
Sementara itu, brake fluid atau minyak rem memiliki interval penggantian sekitar 30.000 km atau dua tahun, sama dengan coolant atau cairan pendingin baterai dan sistem kendaraan.

Adapun gear oil atau pelumas transmisi memiliki masa pakai lebih panjang, yakni sekitar 60.000 km atau empat tahun sebelum perlu diganti. Interval ini jauh lebih lama dibandingkan oli mesin pada kendaraan konvensional.

Selain layanan perawatan berkala, Jaecoo Indonesia juga memberikan berbagai program garansi bagi pengguna Jaecoo J5 EV, antara lain vehicle warranty selama 6 tahun atau 150.000 km, garansi komponen tegangan tinggi 8 tahun atau 160.000 km, serta free labor service hingga 4 tahun atau 60.000 km.

Perusahaan juga menyediakan layanan tambahan seperti free roadside assistance selama satu tahun, free pick up service selama dua tahun, serta free internet on vehicle selama satu tahun.

Dari sisi performa, Jaecoo J5 EV dibekali motor listrik 155 kW (210 PS) dengan torsi maksimum 288 Nm. Mobil ini menggunakan baterai 60,9 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 461 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar NEDC.

Kemampuan fast charging hingga 130 kW memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 28 menit, membuat mobil ini cukup praktis untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: Halo