Menkeu Purbaya Bongkar Dugaan Permainan Vendor di Coretax, SPT Diperpanjang hingga Akhir April
Simetrisnews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan ulah internal dalam pengelolaan sistem Coretax di Kementerian Keuangan. Temuan itu mencuat setelah kembali muncul gangguan teknis pada sistem yang sebelumnya sudah dinyatakan teratasi.
Purbaya menemukan adanya pihak internal yang diam-diam kembali memasukkan vendor lama yang sebelumnya telah dihentikan kontraknya karena layanan dinilai lambat.
“Tiba-tiba di Coretax ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax-nya, padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Ia menegaskan akan melakukan pemeriksaan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab dan memastikan adanya tindakan tegas.
Selain itu, Purbaya menyoroti desain arsitektur Coretax yang dinilainya tidak ideal. Menurutnya, sistem seharusnya langsung terhubung dengan pengguna, namun dibuat berlapis dengan aplikasi perantara (interface) yang justru dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan bisnis.
“Coretax itu desainnya agak aneh. Harusnya dibuat langsung interface dengan masyarakat biar gampang. Rupanya agak rumit, supaya di tengahnya ada aplikasi interface,” jelasnya.
Karena sistem masih berjalan, pembenahan menyeluruh belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Fokus sementara diarahkan pada pengamanan sistem dan penghilangan hambatan, sebelum perombakan lebih besar direncanakan dalam waktu sekitar satu tahun ke depan.
Di sisi lain, Purbaya menyampaikan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) akan diperpanjang hingga akhir April. Hingga kini, sekitar 9 juta wajib pajak telah melapor, sementara 7–8 juta lainnya belum menyampaikan SPT.













