Simetrisnews – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menyatakan gencatan senjata bersyarat selama dua pekan antara AS dan Iran membuka peluang besar bagi terciptanya perdamaian yang nyata.
Hegseth menilai jeda konflik ini memberi ruang bagi lahirnya kesepakatan substantif, sembari menegaskan Departemen Pertahanan AS telah menjalankan perannya dan tetap siap memastikan Iran mematuhi setiap ketentuan yang disepakati.
“Gencatan senjata sementara dua pekan ini memberi peluang bagi perdamaian yang nyata dan kesepakatan yang nyata,” ujar Hegseth.
Ia bahkan menyebut hari tersebut sebagai “hari besar bagi perdamaian dunia”, seraya mengklaim bahwa Iran berada pada posisi tertekan hingga “memohon gencatan senjata”.
Klaim Kemenangan Militer AS
Hegseth menyebut situasi ini sebagai “kemenangan militer kapital V” bagi Amerika Serikat. Ia mengklaim militer Iran telah dilemahkan secara signifikan untuk waktu yang panjang.
Menurutnya, tujuan militer AS telah tercapai, termasuk menghancurkan kemampuan angkatan laut dan angkatan udara Iran.
“Kami kini menguasai langit mereka,” tegasnya.
Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington akan bekerja sama dengan Teheran dalam pengamanan material nuklir yang disebutnya telah terkubur dalam-dalam akibat serangan pembom B-2.
Trump menegaskan tidak akan ada lagi pengayaan uranium oleh Iran dan seluruh lokasi berada dalam pengawasan satelit ketat. Ia juga menyebut pembahasan mengenai keringanan sanksi dan tarif telah memasuki tahap lanjut.
Selat Hormuz Mulai Terbuka
Laporan awal dari perusahaan pelacak kapal menyebut adanya aktivitas pelayaran yang mulai kembali melintasi Selat Hormuz, setelah sebelumnya efektif diblokade Iran. Pembukaan jalur ini merupakan salah satu syarat utama dalam gencatan senjata.
Israel Tetap Serang Lebanon
Di sisi lain, Israel menegaskan bahwa gencatan senjata AS–Iran tidak mencakup Lebanon. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengaku telah melancarkan “serangan terbesar” sejak operasi darat terhadap Hizbullah dimulai.
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam memohon bantuan dunia internasional agar Israel menghentikan serangan yang disebutnya menyasar kawasan sipil padat penduduk.
Peran Pakistan Jadi Mediator
Gencatan senjata ini disebut dimediasi oleh Pakistan. Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengonfirmasi negaranya menjadi penghubung komunikasi antara AS dan Iran, serta mengundang kedua pihak melanjutkan perundingan di Islamabad dalam waktu dekat.
Harga Minyak Anjlok
Pasca pengumuman gencatan senjata, harga minyak dunia turun tajam. Minyak Brent dilaporkan turun lebih dari 13% ke kisaran US$94 per barel, menandakan respons positif pasar terhadap meredanya ketegangan di kawasan Teluk.
