Simetrisnews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, memastikan ratusan ribu buruh akan turun ke jalan memperingati May Day 2026 secara tertib, damai, dan konstitusional.
Untuk wilayah Jakarta, aksi akan dipusatkan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Said menegaskan, aksi ini berbeda dengan perayaan May Day yang digelar sejumlah serikat buruh di kawasan Monumen Nasional (Monas).
“Perayaan di Monas lebih bersifat seremonial. Sementara May Day bagi kami harus mengusung isu-isu penting yang belum dijalankan pemerintah dan pernah dijanjikan Presiden,” kata Said dalam konferensi pers daring, Jumat (17/4/2026).
Ia menyebut pemerintah dan DPR telah mengusulkan agar KSPI dan Partai Buruh bergabung dalam perayaan di Monas yang rencananya dihadiri Prabowo Subianto.
Namun, KSPI memberi syarat: ingin bertemu langsung dengan Presiden sebelum 1 Mei untuk menyampaikan tuntutan buruh.
“Jika kami bisa bertemu sebelum 1 Mei, tentu kami akan mempertimbangkan ikut ke Monas,” ujarnya.
Delapan Tuntutan Buruh May Day 2026
Said Iqbal menjelaskan, terdapat delapan tuntutan utama yang akan dibawa buruh pada May Day tahun ini:
- Mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan sesuai putusan Mahkamah Konstitusi
- Menolak outsourcing dan upah murah (HOSTUM)
- Reformasi pajak: PTKP naik menjadi Rp7,5 juta serta penghapusan pajak THR, pesangon, JHT, dan pensiun
- Menghentikan ancaman PHK akibat dampak perang global dan kebijakan impor
- Mendesak pengesahan RUU PPRT yang belum rampung
- Mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi
- Meminta potongan tarif ojek online maksimal 10 persen
- Mendesak ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) No. 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja
Menurut Said, enam dari delapan isu tersebut merupakan janji yang telah disampaikan Presiden pada peringatan May Day 2025 lalu namun belum terealisasi.
“Tidak mungkin pidato Presiden di Monas tahun ini mengulang janji yang sama seperti tahun lalu,” tegasnya.
