Marco Bezzecchi Merendah Usai Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026
Simetrisnews – Marc Marquez menempatkan Marco Bezzecchi sebagai salah satu kandidat kuat juara MotoGP 2026. Namun demikian, Bezzecchi memilih bersikap realistis dan meredam ekspektasi tinggi terhadap peluangnya musim ini.
Pebalap Aprilia Racing tersebut memang tampil impresif sepanjang tes pramusim. Bezzecchi finis sebagai runner-up di tes Sepang, lalu mencatatkan waktu tercepat pada sesi keseluruhan tes Buriram. Performa itu seakan melanjutkan tren positifnya usai finis ketiga di klasemen akhir MotoGP 2025.
Baca Juga :
- Honda Dash 125 Model 2026 Resmi Meluncur di Malaysia, Kembaran Revo Dapat Penyegaran
- Start Paling Buncit, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah Podium Perdana Indonesia di World Supersport 2026
- Warna Klasik Dragon Ball Kembali, Ilustrasi Era Akira Toriyama Dirilis Ulang sebagai Tribute 40 Tahun
- Start Terakhir, Aldi Satya Mahendra Finis Kedua di Race 2 WSSP Australia
- Marco Bezzecchi Merendah Usai Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026
Meski demikian, Bezzecchi menegaskan bahwa hasil tes belum bisa dijadikan patokan mutlak. Pembuktian sesungguhnya, menurutnya, baru akan terlihat pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand, akhir pekan ini.
“Aku selalu berusaha untuk tidak terlalu berharap,” ujar Bezzecchi dikutip dari GPOne Senin, (23/02/2026).
Pebalap asal Italia itu menilai dirinya masih berada di bawah bayang-bayang para rider papan atas, khususnya Marquez bersaudara serta Francesco Bagnaia yang memiliki pengalaman panjang dalam perebutan gelar juara dunia.
“Kami baru menjalani dua kali tes. Memang terlihat ada peningkatan, tapi masih terlalu dini untuk menilai segalanya. Motornya dan aku masih perlu saling memahami dan bekerja lebih baik lagi,” jelasnya.
Bezzecchi juga mengakui persaingan MotoGP musim ini bakal sangat ketat. Ia menyebut Marc Marquez, Alex Marquez, dan Bagnaia sebagai tolok ukur utama.
“Aku tentu ingin berada di posisi seperti yang dikatakan Marc, tapi jujur saja aku tidak merasa lebih unggul dari dia, adiknya, atau Pecco. Mereka sudah bertahun-tahun bertarung di barisan terdepan. Alex juga membuat lompatan besar musim lalu. Marc dan Pecco pun juara dunia berkali-kali,” tutup Bezzecchi.













