Marc Marquez Buka Suara Soal Pensiun, Isyarat Tak Akan Balapan hingga Usia 40
Simetrisnews – Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, memberikan sinyal terkait masa depannya di ajang MotoGP, termasuk soal kemungkinan waktu pensiun.
Musim 2026 menjadi tahun ke-14 Marquez tampil di kelas utama. Di usia 33 tahun, ia masih tergolong kompetitif meski sempat mengalami cedera serius pada lengan sejak 2020 yang memaksanya menjalani empat operasi besar dalam dua tahun.
Dalam wawancara di acara Estrella Galicia 0,0, Marquez mengaku mulai mempertimbangkan banyak hal terkait kariernya. Mengutip Crash, ia menyebut ingin terus membalap selama mungkin, namun tetap realistis dengan kondisi fisiknya.
“Saya baru 33 tahun dan ingin memperpanjang karier selama mungkin, tetapi saya juga telah menjalani beberapa operasi,” ujar Marquez.
Ia pun memberi sinyal tegas soal batas usia kariernya. Marquez memastikan dirinya tidak akan balapan hingga usia 40 tahun.
Pernyataan itu menunjukkan Marquez belum akan pensiun dalam waktu dekat, namun sudah mulai memikirkan masa akhir kariernya. Sebagai perbandingan, ia kini dua tahun lebih tua dibanding Valentino Rossi saat meraih gelar ketujuhnya pada 2009.
Performa Awal Musim 2026
Di sisi lain, performa Marquez di awal musim 2026 belum sepenuhnya mulus. Ia datang ke seri MotoGP Brasil dengan selisih 23 poin dari pemuncak klasemen sementara, usai hasil kurang maksimal di seri pembuka di Thailand.
Pada sprint race di Buriram, Marquez kehilangan kemenangan secara kontroversial akibat penalti satu posisi setelah duel sengit dengan Pedro Acosta.
Sementara pada balapan utama, peluang podium juga sirna setelah motornya mengalami kerusakan di bagian roda belakang saat melintasi tikungan.
Meski demikian, Marquez tetap optimistis bisa kembali bersaing di papan atas sembari menjaga kondisi fisiknya di tengah ketatnya persaingan MotoGP musim ini.













