Kopi dan Teh Bisa Turunkan Risiko Demensia hingga 18%, Studi Terbaru
Simetrisnews – Kopi dan teh menjadi minuman favorit banyak orang di dunia. Penelitian terbaru menunjukkan konsumsi rutin kedua minuman ini berpotensi menurunkan risiko demensia hingga 18%.
Studi observasional yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association menganalisis data lebih dari 131 ribu peserta dari Nurses’ Health Study dan Health Professionals Follow-up Study sejak 1980 hingga 2023. Hasilnya, orang yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi atau 1-2 cangkir teh per hari memiliki risiko demensia lebih rendah dibanding mereka yang jarang minum.
Manfaat juga terlihat pada individu dengan faktor genetik risiko Alzheimer, seperti pembawa gen APOE4. Konsumsi rutin kopi atau teh bahkan dikaitkan dengan performa kognitif setara usia tujuh bulan lebih muda, terutama bagi peserta di bawah 75 tahun.
Para ilmuwan menduga kafein menjadi komponen utama yang melindungi otak, dengan peran mengurangi peradangan, menurunkan risiko diabetes, dan memengaruhi protein terkait Alzheimer. Sementara senyawa lain seperti polifenol dan antioksidan turut mendukung kesehatan otak. Penelitian menunjukkan manfaat ini spesifik pada kopi dan teh, bukan sumber kafein lain seperti soda atau cokelat.
Meski demikian, penelitian bersifat observasional sehingga tidak membuktikan sebab-akibat langsung. Pola hidup sehat tetap penting, termasuk olahraga, pola makan seimbang, tidur cukup, dan menjaga hubungan sosial. Secangkir kopi atau teh hangat tetap dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk mendukung fungsi otak.













