Keutamaan Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Dianjurkan dalam Islam?
Simetrisnews – Bulan Syawal sering dianggap sebagai waktu yang baik untuk melangsungkan pernikahan dalam tradisi umat Islam. Keyakinan ini telah berkembang luas di tengah masyarakat dan kerap menjadi pertimbangan dalam menentukan hari akad.
Dalam ajaran Islam, terdapat riwayat yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW pernah menikah pada bulan Syawal. Hal ini menjadi salah satu dasar yang sering dijadikan rujukan terkait keutamaan menikah di bulan tersebut.
Hadits Menikah pada Bulan Syawal
Aisyah RA menuturkan bahwa Rasulullah SAW menikahinya pada bulan Syawal dan mulai membina rumah tangga pada bulan yang sama.
نَكَحَنِي رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فِي شَوَّالٍ، وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ
“Nabi SAW menikahiku pada bulan Syawal dan mulai membina keluarga bersamaku pada bulan Syawal.” (HR Ibnu Majah)
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW juga menikahi Ummu Salamah pada bulan Syawal dan mulai hidup bersamanya pada bulan tersebut.
تَزَوَّجَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أُمَّ سَلَمَةَ فِي شَوَّالٍ، وَبَنَى بِهَا فِي شَوَّالٍ
Riwayat ini semakin menguatkan bahwa menikah di bulan Syawal memiliki dasar dalam sunnah.
Perintah Menikah dalam Islam
Menikah merupakan bagian dari syariat Islam yang memiliki nilai ibadah. Perintah ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah An-Nur ayat 32:
وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
Artinya: “Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah)… Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.”
Selain itu, tujuan pernikahan dijelaskan dalam Surah Ar-Rum ayat 21:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Artinya: “Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa cinta dan kasih sayang.”
Pernikahan juga merupakan sunnah Rasulullah SAW, sebagaimana sabdanya:
اَلنِّكَاحُ سُنَّتِي فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي
Artinya: “Nikah itu sunnahku. Barang siapa membenci sunnahku maka dia bukan golonganku.” (HR Muslim)
Keutamaan Menikah di Bulan Syawal
Menikah di bulan Syawal memiliki beberapa keutamaan. Salah satunya adalah untuk meluruskan keyakinan masyarakat jahiliah yang dahulu menganggap pernikahan di bulan tersebut membawa kesialan.
Selain itu, menikah di bulan Syawal juga merupakan bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dengan demikian, praktik ini tidak hanya bernilai historis, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah dan upaya meneladani kehidupan beliau.
Menikah pada bulan Syawal pun dapat menjadi pilihan yang baik selama dilandasi niat ibadah dan kesiapan dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.













