Kapolda Jabar Prediksi Puncak Arus Balik Mulai 24 Maret, Terbagi Dua Gelombang
Simetrisnews – Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayahnya akan mulai terjadi pada 24 hingga 25 Maret. Periode tersebut disebut sebagai gelombang pertama arus balik.
“Arus balik diperkirakan tanggal 24, 25 Maret sebagai gelombang pertama,” ujar Rudi, Senin (23/3/2026).
Selain itu, ia juga memperkirakan akan ada gelombang kedua arus balik yang terjadi pada 27 hingga 28 Maret. Lonjakan ini diprediksi terjadi seiring berakhirnya masa libur panjang Lebaran.
Rudi menjelaskan, saat ini aktivitas masyarakat di Jawa Barat masih cukup tinggi karena adanya fenomena mudik lokal. Warga melakukan perjalanan antarwilayah dalam lingkup provinsi untuk bersilaturahmi.
“Masih waktu liburan nasional sehingga terjadi silaturahmi antarkabupaten di Jawa Barat,” jelasnya.
Tak hanya itu, lonjakan kendaraan juga dipicu oleh tingginya mobilitas wisatawan. Sejumlah destinasi favorit seperti Sukabumi, Pangandaran, Garut, Ciwidey, hingga Puncak menjadi titik yang mengalami kepadatan.
Pihak kepolisian pun telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta keamanan masyarakat selama libur Lebaran.
“Alhamdulillah kita sudah antisipasi semuanya supaya tetap lancar, nyaman, dan aman. Yang utama adalah keselamatan pengendara,” ungkapnya.
Selain itu, Kapolda juga menegaskan pihaknya memastikan tidak ada praktik pungutan liar (pungli) di lokasi wisata guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami pastikan tidak ada pungli di tempat wisata, supaya masyarakat bisa berlibur dengan tenang,” tegas Rudi.
Dengan prediksi dua gelombang arus balik ini, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan lalu lintas.












