AS Klaim Serang Hampir 2.000 Target Iran dalam Kurang dari 100 Jam, Kerahkan Pengebom B-2, B-1, dan B-52
Simetrisnews – Komandan US Central Command (CENTCOM) Admiral Brad Cooper mengumumkan bahwa pasukan Amerika Serikat telah melakukan serangan militer terhadap hampir 2.000 target terkait Iran dalam waktu kurang dari 100 jam. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui video resmi yang dirilis pada Selasa (3/4/2026), ia menyatakan bahwa operasi tersebut telah melumpuhkan kemampuan militer Teheran di bidang udara dan laut.
“Kini kurang dari 100 jam sejak operasi dimulai, kami telah menyerang hampir 2.000 target dengan lebih dari 2.000 amunisi yang digunakan. Langkah ini telah sangat melemahkan sistem pertahanan udara Iran dan menghancurkan ratusan rudal balistik, peluncur rudal, serta drone militer Iran,” jelas Cooper dalam video tersebut.
Ia menambahkan bahwa pesawat pengebom strategis AS telah berperan penting dalam operasi ini. Pengebom B-2 dan B-1 dilaporkan telah melaksanakan serangan presisi terhadap sejumlah fasilitas rudal yang berada jauh di dalam wilayah Iran, bahkan tanpa menghadapi perlawanan signifikan dari pihak Teheran.
“Pada malam sebelumnya, kekuatan pengebom B-52 juga telah melakukan serangan terhadap lokasi penyimpanan rudal balistik, serta pos komando dan kendali militer Iran,” lanjut Cooper menjelaskan tahapan operasi.
Sampai saat ini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Operasi militer ini menjadi titik tinggi dari ketegangan yang telah berlangsung antara kedua negara, terutama setelah pernyataan sebelumnya dari Presiden Donald Trump terkait upaya perundingan yang kemudian bergeser ke arah tindakan militer.
Klaim keberhasilan operasi ini juga menjadi sorotan internasional mengingat dampak potensial terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan jalur pelayaran global yang penting. Organisasi internasional serta negara-negara terkait masih terus memantau perkembangan situasi untuk mencegah perluasan konflik.













