Jangan Cuma Makan Salad! Ini Alasan Diet Kamu Tak Kunjung Turun Berat Badan

Simetrisnews – Salad kerap dipilih sebagai menu diet karena dianggap rendah kalori dan menyehatkan. Namun, hanya mengandalkan salad ternyata tidak cukup efektif untuk mempercepat penurunan berat badan.

Dilansir dari The Korea Times, banyak orang mengganti makanan utama dengan salad agar hasil diet lebih cepat terlihat. Padahal, penurunan berat badan tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan, tetapi juga keseimbangan nutrisi dan pola makan secara keseluruhan.

Salad memang kaya serat dari sayuran segar yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun jika hanya terdiri dari sayuran, tubuh bisa cepat lapar kembali. Kondisi ini justru berpotensi membuat asupan makan berikutnya menjadi tidak terkontrol.

Pakar menekankan pentingnya pola makan yang mampu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Salah satunya dengan memadukan salad bersama sumber protein dan lemak sehat.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa ketika protein melewati saluran pencernaan, zat ini merangsang pelepasan hormon GLP-1. Hormon ini menciptakan rasa kenyang melalui mekanisme yang sama dengan bahan utama dalam obat penurun berat badan Wegovy.

Sumber protein yang bisa dipadukan dengan salad antara lain daging sapi tanpa lemak, dada ayam, tahu, dan telur.

Selain protein, sumber serat tambahan dari buah seperti apel, kiwi, dan blueberry juga disarankan. Serat ini mencapai usus besar dan membantu memicu hormon kenyang tambahan.

Faktanya, berbagai penelitian menunjukkan diet tinggi protein efektif mengurangi nafsu makan dan membantu penurunan berat badan.

Secara khusus, mencukupi asupan protein saat sarapan terbukti membantu menekan total asupan kalori harian. Namun, bukan berarti karbohidrat harus dihilangkan sepenuhnya.

Karbohidrat tetap menjadi sumber energi penting bagi tubuh. Jika salah satu komponen nutrisi ini kurang, risiko kehilangan massa otot atau makan berlebihan justru bisa meningkat.

Tinggalkan Balasan

Tutup