Simetrisnews — Menjelang Idul Fitri 2026, pelaku usaha rental mobil turut merasakan lonjakan permintaan seiring meningkatnya arus mudik Lebaran. Tradisi pulang kampung yang kembali ramai membuat banyak masyarakat memilih menyewa kendaraan demi perjalanan yang lebih privat, fleksibel, dan nyaman bersama keluarga.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada peningkatan omzet perusahaan rental. Yati, Sales PT Cililitan Utama Jaya Rent Car, mengungkapkan bahwa pada bulan biasa pendapatan perusahaannya berkisar Rp10–15 juta per bulan. Namun, memasuki musim mudik Lebaran, angka itu melonjak hingga dua kali lipat.
“Memang naik, bisa dua kali lipat. Dari biasanya Rp10–15 juta per bulan, menjelang Lebaran bisa jadi Rp20–30 juta, bahkan lebih, tergantung stok unit yang tersedia,” ujar Yati.
Terapkan Sistem Paket
Untuk memaksimalkan momentum, perusahaan menerapkan sistem paket sewa khusus Lebaran. Skema ini dibuat agar kendaraan disewa dalam durasi lebih panjang selama periode libur, bukan hanya satu atau dua hari.
Dari sisi permintaan, mobil keluarga jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) menjadi primadona. Model seperti Toyota Avanza, Toyota Innova, Daihatsu Xenia, dan Mitsubishi Xpander paling banyak diburu karena kapasitasnya yang luas dan cocok untuk perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, kelas semi sedan atau city car tetap diminati meski tidak sebanyak MPV. Beberapa model yang kerap disewa antara lain Honda Jazz, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan Suzuki Karimun Wagon R.
Lonjakan permintaan ini diperkirakan terus berlangsung hingga puncak arus mudik. Para pelaku usaha pun berupaya mengoptimalkan ketersediaan armada untuk menangkap peluang musiman yang datang setiap tahun tersebut.
