Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun

Simetrisnews – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memanggil pasangan artis Dude Herlino dan Alyssa Soebandono untuk diperiksa hari ini, Kamis (2/4/2026).

Pemeriksaan dilakukan terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 2,4 triliun oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Brigjen Ade Safri Simanjuntak, Dirtipideksus Bareskrim Polri, menyebut keduanya diperiksa dalam kapasitas saksi, karena pernah menjadi brand ambassador perusahaan fintech tersebut.

“Saudara Dude Herlino dan Saudari Alyssa Soebandono, yang pada saat kegiatan bisnis PT DSI berjalan, berdasarkan fakta hasil penyidikan, diketahui pernah menjadi bagian dari kegiatan promosi bisnis PT DSI sebagai brand ambassador,” jelas Ade Safri.

Tersangka dan Modus Dugaan Penipuan

Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini:

  1. Direktur Utama PT DSI, Taufiq Aljufri
  2. Mantan Direktur PT DSI, Mery Yuniarni
  3. Komisaris PT DSI, Arie Rizal Lesmana
  4. Mantan Direktur PT DSI periode 2018-2024 sekaligus Founder, AS

Modus dugaan penipuan dilakukan PT DSI dengan membuat proyek fiktif, menggunakan data penerima investasi (borrower) yang sudah ada, namun dicatut seolah memiliki proyek baru.

Setidaknya 15 ribu lender menjadi korban, dengan total kerugian mencapai Rp 2,4 triliun selama periode 2018–2025.

Bareskrim Polri telah memblokir 63 rekening milik PT DSI dan afiliasinya, serta menyita Rp 4 miliar dari 41 rekening perbankan beserta barang bukti terkait lainnya.

Dasar Hukum

Para tersangka dijerat pasal-pasal berikut:

  • Pasal 488 dan/atau 486 dan/atau 492 KUHP
  • Pasal 45A Ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) UU ITE
  • Pasal 299 UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
  • Pasal 607 Ayat (1) huruf a, b, c KUHP

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai kerugian yang besar dan melibatkan figur publik sebagai saksi, meski tidak terlibat langsung dalam tindak pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup