Dubes Iran Temui Megawati, Jokowi, dan JK, Sampaikan Terima Kasih dan Kampanye Antiperang
Simetrisnews – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkap alasan di balik rangkaian pertemuannya dengan sejumlah tokoh nasional, mulai dari Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo, hingga Jusuf Kalla.
Boroujerdi menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bentuk balasan atas simpati dan belasungkawa yang disampaikan para tokoh Indonesia kepada Iran terkait situasi yang terjadi di negaranya.
“Banyak sekali tokoh di Indonesia, baik itu pejabat resmi maupun pejabat nonpemerintahan atau tokoh-tokoh di Indonesia, yang menyampaikan pesan kepada saya berupa ungkapan belasungkawa dan juga keprihatinan,” ujar Boroujerdi kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).
“Oleh karena itu, saya sebagai Duta Besar Republik Islam Iran, sebagai perwakilan Iran, sudah selayaknya membalas dengan menyampaikan rasa terima kasih atas ungkapan-ungkapan atau ucapan-ucapan yang disampaikan, serta memberikan apresiasi,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Boroujerdi juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi di Iran, termasuk dampak konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
“Di samping itu, saya juga memberikan semacam laporan terkait peristiwa atau hal terakhir yang terjadi di wilayah atau di negara saya kepada tokoh-tokoh yang sebelumnya menyampaikan belasungkawanya kepada kami,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa kampanye antiperang terhadap Iran merupakan langkah awal untuk menolak peperangan terhadap negara mana pun. Pertemuan dengan tokoh-tokoh nasional itu juga menjadi bagian dari upaya menyuarakan pesan damai tersebut.
Boroujerdi turut menyinggung dukungan moral dari kalangan ulama dan organisasi Islam di Indonesia. Ia menyebut sejumlah lembaga, termasuk Majelis Ulama Indonesia, telah menganjurkan pembacaan Qunut Nazilah sebagai bentuk doa dan solidaritas.
“Tanpa kita minta pun, mereka secara langsung ikut mendoakan dan mendukung,” ungkapnya.













