DPR Minta Sekolah Siapkan Gen Z Hadapi Industri Kreatif dan Digital
Simetrisnews – Gen Z didorong untuk mempersiapkan diri lebih berkiprah di sektor ekonomi kreatif (ekraf). Ada banyak peluang pekerjaan yang terbuka di sektor ini.
Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini mengingatkan bahwa pendidikan tidak boleh hanya menyiapkan siswa untuk bekerja di sektor formal semata. Karena di zaman sekarang peluang pekerjaan di sektor nonformal dan industri kreatif terbuka sangat luas bagi generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z).
“Saya ingin mendorong sekolah lebih serius menyiapkan masa depan anak-anak kita. Dunia kerja tidak hanya formal. Industri kreatif seperti gaming, perfilman, animasi, hingga digital marketing memiliki potensi besar dan bisa dimasuki anak-anak muda hari ini,” kata Novita seperti dikutip dari Antara, Kamis (26/2/2026).
Industri perfilman misalnya, tidak hanya membutuhkan aktor dan aktris, tetapi juga penulis skenario, editor, animator, hingga tenaga kreatif di bidang bahasa dan sastra.
Oleh karena itu, dia mendorong sekolah menghadirkan ekstrakurikuler yang relevan dengan kebutuhan zaman, seperti teater, koding, maupun pelatihan kreatif digital.
“Ini bagian dari menjawab tantangan masa depan. Anak-anak harus diberi ruang untuk mengasah keterampilan, bukan hanya belajar di bangku kelas,” ujarnya.
Novita percaya generasi muda bukan hanya generasi penerus, tetapi juga penggerak masa depan asalkan diberi ruang, dorongan, dan keberanian untuk melangkah.
Di zaman sekarang, peluang ekonomi digital disebut sangat terbuka lebar. Novita mencontohkan aktivitas sederhana dari pemanfaatan platform digital untuk memberikan pendapatan tambahan seperti menjadi affiliate atau konten kreator.
“Dengan memanfaatkan platform digital secara kreatif, penghasilan tambahan itu sangat mungkin,” pungkas dia.












