Daftar Harga Mobil Listrik Jepang di Indonesia, Termurah Rp323 Juta

Simetrisnews – Harga mobil listrik merek Jepang di Indonesia menjadi sorotan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Sejak pasar mobil listrik berkembang pesat di Tanah Air, produsen otomotif Jepang mulai ikut meramaikan segmen kendaraan listrik.

Namun jika dibandingkan dengan merek China, pilihan mobil listrik Jepang di Indonesia masih lebih terbatas. Dari sisi harga pun rata-rata masih lebih mahal, terutama untuk mobil penumpang yang umumnya dibanderol di atas Rp500 juta.

Salah satu contohnya adalah Nissan Leaf dari Nissan yang dijual sekitar Rp744 juta. Kemudian ada dua model dari Toyota yakni Toyota Urban Cruiser EV dan Toyota bZ4X yang juga dibanderol di kisaran Rp700 jutaan.

Sementara itu, Suzuki juga ikut meramaikan pasar kendaraan listrik dengan menghadirkan model listrik yang dipasarkan di kisaran Rp750 jutaan.

Meski demikian, ada mobil listrik merek Jepang yang dijual jauh lebih terjangkau di Indonesia, yakni Mitsubishi L100 EV atau yang dikenal juga sebagai Minicab EV blind van dari Mitsubishi Motors.

Mobil listrik ini dibanderol Rp323,3 juta dan menjadi mobil listrik Jepang paling murah yang dijual di Indonesia. Berbeda dengan model lainnya yang berfokus pada penumpang, Mitsubishi L100 EV dirancang sebagai kendaraan niaga ringan untuk kebutuhan bisnis.

Menariknya, kendaraan komersial tanpa emisi ini juga menjadi mobil listrik pertama dari merek Jepang yang diproduksi di Indonesia.

Produksi Mitsubishi L100 EV dimulai pada Desember 2023 di fasilitas perakitan Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Secara spesifikasi, Mitsubishi L100 EV merupakan kendaraan niaga ringan kelas kei-car berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV). Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.915 mm.

Untuk sumber tenaga, mobil ini menggunakan baterai Lithium Ion berkapasitas 20,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 180 km dalam standar pengujian WLTC dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut meningkat sekitar 20 persen dibandingkan model sebelumnya.

Pengisian daya menggunakan arus AC200V (15A) memerlukan waktu sekitar 7,5 jam hingga baterai penuh. Dengan demikian, pengisian yang dilakukan pada malam hari memungkinkan kendaraan siap digunakan kembali pada keesokan harinya.

Selain itu, baterai juga dapat diisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 42 menit menggunakan pengisian cepat DC tipe CHAdeMO.

Mobil ini dibekali motor listrik dengan tenaga 42 PS dan torsi maksimum mencapai 195 Nm.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup