BMW Siap Bawa SUV Listrik iX3 Neue Klasse ke Indonesia

Simetrisnews – BMW memberi sinyal kuat akan menghadirkan SUV listrik generasi baru berbasis platform Neue Klasse ke Indonesia. Model yang dimaksud adalah BMW iX3 terbaru.

Kabar tersebut diungkap langsung oleh President Director BMW Group Indonesia, Peter Sunny Medalla, dalam beberapa kesempatan. Ia menyebut iX3 akan menjadi model pertama yang menandai dimulainya generasi kendaraan masa depan BMW di Indonesia.

“Aku tahu kamu sangat bersemangat. iX3 akan menjadi awal dan kita akan menandai dimulainya peluncuran Neue Klasse di sini, Indonesia,” ujar Sunny.

Ia bahkan mengaku tidak sabar menjajal SUV listrik tersebut di jalanan Tanah Air.
“Aku pribadi bersemangat. Aku sangat ingin mengendarai mobil ini sekarang di sini, di jalan-jalan Indonesia ini. Itu hanya teaser, akan lebih banyak lagi berita yang dikabarkan BMW Indonesia,” lanjutnya.

Secara global, BMW telah memperkenalkan iX3 terbaru pada ajang IAA Mobility 2025 di Munich, Jerman. Model ini menjadi kendaraan pertama yang menggunakan platform Neue Klasse, generasi kendaraan masa depan BMW yang menggabungkan elektrifikasi, digitalisasi, dan keberlanjutan.

Dari sisi desain, iX3 hadir dengan bahasa rancangan baru yang lebih bersih dan futuristik. Grille kidney khas BMW kini tampil vertikal dengan elemen pencahayaan yang menggantikan aksen krom.

Proporsi bodinya tetap mempertahankan karakter SUV BMW yang kekar, namun dengan peningkatan aerodinamika hingga mencapai koefisien drag 0,24.

Masuk ke kabin, interior iX3 tampil minimalis dengan jumlah tombol fisik yang jauh berkurang. Sebagai gantinya, BMW menghadirkan sistem digital terbaru bernama BMW Panoramic iDrive.

Sistem tersebut menampilkan informasi kendaraan langsung ke seluruh area kaca depan melalui fitur Panoramic Vision. Tampilan ini dipadukan dengan layar tengah bergaya free-cut serta head-up display 3D opsional.

Seluruh teknologi itu dirancang agar pengemudi tetap fokus ke jalan sesuai filosofi BMW: hands on the wheel, eyes on the road.

Salah satu elemen yang menarik perhatian adalah desain setir baru dengan model palang empat yang terlihat berbeda dari BMW pada umumnya.

Dari sisi performa, iX3 dibekali teknologi BMW eDrive Generasi Keenam dengan dua motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 469 hp dan torsi 645 Nm.
Akselerasi dari 0-100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam 4,9 detik dengan kecepatan maksimum mencapai 210 km/jam.

Sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas 108,7 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 805 km dalam sekali pengisian berdasarkan standar WLTP.

Kemampuan pengisian dayanya juga tergolong impresif. Berkat arsitektur listrik 800 volt, mobil ini dapat menambah jarak tempuh hingga 372 km hanya dalam 10 menit pengisian di stasiun fast charging 400 kW. Pengisian dari 10 hingga 80 persen disebut hanya memerlukan waktu sekitar 21 menit.

Untuk harga, di pasar Jerman BMW iX3 dipasarkan mulai sekitar 70.900 euro atau setara sekitar Rp1,2 miliar.

Namun harga mobil BMW di Indonesia biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan di Eropa karena faktor pajak, biaya impor, serta struktur distribusi.

Sebagai gambaran, SUV listrik BMW iX di Jerman dijual mulai sekitar 83.500 euro atau sekitar Rp1,4 miliar. Sementara di Indonesia, model tersebut dipasarkan mulai sekitar Rp2,545 miliar.

Dengan pola tersebut, BMW iX3 yang di Jerman dijual sekitar Rp1,2 miliar berpotensi dipasarkan di Indonesia di kisaran Rp2,1 miliar hingga Rp2,3 miliar.

Meski demikian, BMW Indonesia belum mengumumkan harga resmi untuk SUV listrik tersebut. Jika benar diluncurkan tahun ini, iX3 diperkirakan akan menjadi model penting yang membuka era baru kendaraan listrik BMW di Indonesia melalui platform Neue Klasse.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup