Simetrisnews.com

Bareskrim Bongkar Mafia BBM dan Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Rp243 Miliar dalam 13 Hari

Simetrisnews – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar praktik penyalahgunaan BBM dan elpiji bersubsidi di berbagai wilayah Indonesia. Dalam kurun 13 hari, kejahatan energi ini menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai Rp243.669.600.800.

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin menyebut pengungkapan dilakukan selama periode 7–20 April 2026.

“Tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG ini telah mengakibatkan kerugian keuangan negara lebih kurang Rp243.669.600.800 selama 13 hari,” ujar Nunung dalam jumpa pers di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).

Selama periode tersebut, polisi menindak 223 laporan polisi (LP) dengan total 330 tersangka. Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya 403.158 liter solar, 58.656 liter Pertalite, 13.346 tabung elpiji, serta 161 unit kendaraan roda empat dan roda enam.

Nunung mengungkapkan, berdasarkan data 2025–2026, terdapat 65 SPBU yang terlibat penyalahgunaan BBM subsidi. Dari jumlah itu, 46 perkara telah dinyatakan lengkap (P21) dan 19 kasus masih dalam proses penyidikan.

Polri, tegas Nunung, tidak akan berkompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk jika ada oknum aparat. Dalam operasi ini, Polri juga mendapat dukungan dari Pusat Polisi Militer TNI.

“Kita sudah berkomitmen bahwa siapa pun yang terlibat, baik dari anggota TNI maupun Polri, akan kita tindak tegas,” tegasnya.

Menurut Nunung, para pelaku tidak hanya merugikan negara secara materi, tetapi juga menyengsarakan masyarakat yang kesulitan memperoleh BBM dan elpiji subsidi.

Bareskrim juga akan menjerat para aktor intelektual dan pemilik modal dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Selain itu, jika ditemukan keterlibatan ASN, perkara akan dilimpahkan ke Direktorat Tindak Pidana Korupsi. Polri turut menggandeng PPATK untuk menelusuri aliran dana para pelaku.

“Komitmen kami zero toleransi terhadap mafia BBM dan elpiji subsidi. Kalau kalian tetap nekat, tetap saya sikat,” pungkas Nunung.

Exit mobile version