AS dan Israel Serang Fasilitas Gas Iran, Ketegangan Energi Timur Tengah Memanas

Simetrisnews – Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan menyerang fasilitas gas utama milik Iran di kawasan teluk, South Pars, pada Rabu (18/3). Serangan ini memperburuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Mengutip Agence France-Presse (AFP), Kamis (19/3/2026), televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa sebagian fasilitas gas di Zona Ekonomi Khusus Energi South Pars di Asaluyeh terkena serangan roket.

“Beberapa saat yang lalu, sebagian fasilitas gas di South Pars dihantam roket yang ditembakkan oleh musuh Amerika-Zionis,” demikian laporan media pemerintah Iran.

Wakil Gubernur Bushehr, Ehsan Jahanian, menyatakan tim pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api akibat serangan tersebut. South Pars/North Dome sendiri merupakan ladang gas terbesar di dunia.

Ladang ini memasok sekitar 70% kebutuhan gas domestik Iran. Iran berbagi wilayah ladang tersebut dengan Qatar, yang juga menjadi salah satu pemain utama energi global sejak pengembangan kawasan itu dimulai pada akhir 1990-an.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari AS maupun Israel terkait serangan tersebut. Namun, juru bicara militer Israel, Effie Defrin, menyebut operasi militer negaranya selalu dilakukan dalam koordinasi erat dengan AS.

“Tidak ada kesenjangan di antara kita, dan koordinasinya sangat baik,” ujar Defrin.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran memperingatkan akan menghancurkan sektor energi negara-negara Teluk yang menjadi sekutu AS jika serangan kembali terjadi.

Iran menyebut serangan terhadap infrastruktur energinya sebagai kesalahan besar dan menegaskan bahwa respons balasan sedang berlangsung.

IRGC juga mengancam akan menargetkan infrastruktur minyak dan gas di negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pada hari yang sama, serangan rudal Iran dilaporkan menyebabkan kerusakan besar di fasilitas gas Ras Laffan di Qatar, yang langsung menuai kecaman keras dari negara-negara Teluk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup