AC Milan Tumbang dari Parma di San Siro, Jarak dengan Inter Melebar
Simetrisnews – AC Milan harus menelan hasil pahit usai kalah tipis 0-1 dari Parma pada lanjutan Serie A. Kekalahan ini membuat Rossoneri semakin tertinggal dari Inter Milan di papan klasemen Liga Italia.
Baca Juga :
- Kapolri Murka, Kasus Siswa Tual Tewas Dianiaya Oknum Brimob Diusut Tuntas
- Derbi London Milik Arsenal! Hajar Tottenham 4-1, The Gunners Makin Kokoh di Puncak
- Gol Injury Time Mac Allister Antar Liverpool Curi Kemenangan 1-0 di Markas Nottingham Forest
- Wapres Gibran Apresiasi Program AI Ready ASEAN, Dorong Pemanfaatan AI yang Aman dan Beretika
- Kasus Viral “Cukup Saya WNI”, LPDP Klarifikasi Kewajiban Kontribusi Alumni
Pertandingan Milan vs Parma pada pekan ke-26 Serie A berlangsung di San Siro, Senin (23/2/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Massimiliano Allegri sejatinya membidik kemenangan demi kembali ke jalur positif setelah sebelumnya ditahan imbang Como.
Namun, Milan justru harus menyerah setelah Parma mencetak gol tunggal melalui Mariano Troilo di babak kedua. Gol tersebut sempat dianulir oleh wasit, sebelum akhirnya disahkan usai peninjauan Video Assistant Referee (VAR).
Hasil ini menjadi kekalahan pertama Milan setelah melewati 24 laga beruntun tanpa kalah di Serie A. Rossoneri kini tertahan di peringkat kedua klasemen dengan 54 poin, tertinggal 10 angka dari Inter Milan yang kokoh di puncak.
Bagi Parma, kemenangan ini terasa spesial. Gialloblu mencatatkan kemenangan ketiga beruntun di Serie A dan kini naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin.
Jalannya Pertandingan
Milan langsung tampil menekan sejak awal laga. Peluang emas didapat lewat Christian Pulisic yang menerima umpan Alexis Saelemaekers, namun tembakannya dari sudut sempit masih bisa diblok kiper Parma, Edoardo Corvi.
Menjelang turun minum, Pulisic kembali mengancam. Kali ini menerima umpan dari Adrien Rabiot, tetapi sepakan winger asal Amerika Serikat itu masih melebar dari gawang.
Memasuki babak kedua, Milan kembali mendapat peluang beruntun pada menit ke-54. Rafael Leao gagal memaksimalkan umpan terobosan Saelemaekers, sementara percobaan Rabiot dari bola liar berhasil diblok lini belakang Parma.
Tendangan akrobatik Leao pada menit ke-64 juga belum berbuah gol setelah bola membentur tiang gawang.
Parma akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-80 melalui sundulan Mariano Troilo yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan pelanggaran, namun setelah VAR menyatakan tidak ada pelanggaran terhadap Mike Maignan, gol pun disahkan.
Di sisa waktu pertandingan, Milan terus berupaya menyamakan kedudukan.
Namun, peluang terbaik melalui sepakan Niclas Fullkrug masih belum menemui sasaran. Skor 1-0 untuk Parma bertahan hingga peluit akhir.
Susunan Pemain
Milan: Maignan; Tomori (Athekame 85′), De Winter, Bartesaghi; Saelemaekers, Loftus-Cheek (Jashari 11′) (Nkunku 85′), Modric, Rabiot, Estupinan (Pavlovic 62′); Leao, Pulisic (Fullkrug 62′)
Parma: Corvi; Delprato, Troilo, Valenti; Britschgi, Bernabe (Nicolussi Caviglia 59′), Keita, Ordonez (Sorensen 59′), Valeri; Strefezza (Ondrejka 76′), Pellegrino (Estevez 90+3′)













