Iran Bantah Negosiasi dengan Amerika Serikat, Tegaskan Siap Balas Serangan
Simetrisnews – Pemerintah Iran menegaskan tidak ada negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Dilansir Anadolu Agency, Selasa (24/3/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyatakan bahwa tidak ada dialog langsung antara kedua negara dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mengungkapkan bahwa memang ada pesan yang disampaikan melalui negara-negara sahabat terkait keinginan AS untuk membuka jalur negosiasi.
“Selama beberapa hari terakhir, pesan telah disampaikan melalui negara-negara sahabat yang menunjukkan permintaan AS untuk negosiasi guna mengakhiri perang,” ujar Baghaei.
Namun, Iran menegaskan tetap berpegang pada prinsipnya dan memberikan peringatan keras terkait potensi serangan terhadap fasilitas vital negara.
“Setiap tindakan yang menargetkan fasilitas energi Iran akan ditanggapi dengan respons yang tegas, segera, dan efektif,” tegasnya.
Baghaei juga membantah klaim bahwa telah terjadi pembicaraan selama 24 hari terakhir sejak konflik pecah.
“Negosiasi atau dialog apa pun dengan AS tidak terjadi selama 24 hari terakhir sejak perang yang dipaksakan,” jelasnya.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan “produktif”, meski klaim tersebut kini dibantah oleh Teheran.
Ketegangan kawasan meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 1.300 orang dan memicu serangan balasan berupa drone serta rudal ke sejumlah negara di kawasan, termasuk Yordania dan Irak.
Situasi ini juga berdampak pada stabilitas energi global serta mengganggu jalur penerbangan internasional.













