Krisis Energi Kuba Kian Parah, Pemadaman Listrik Terjadi Berulang
Simetrisnews – Kuba tengah menghadapi krisis energi yang semakin memburuk akibat terganggunya pasokan minyak, terutama dari Venezuela yang selama ini menjadi pemasok utama.
Situasi ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah Amerika Serikat di bawah Donald Trump yang membatasi aliran energi ke negara tersebut. Dampaknya, ketersediaan bahan bakar semakin menipis dan berdampak langsung pada sistem kelistrikan nasional.
Saat beban listrik meningkat, terutama pada jam sibuk, Kuba mengalami defisit daya hingga ribuan megawatt. Kondisi ini memicu pemadaman listrik yang terjadi berulang di berbagai wilayah.
Dampak paling terasa terjadi pada malam hari, ketika aktivitas masyarakat terganggu akibat keterbatasan pasokan listrik. Situasi ini menunjukkan bahwa krisis energi di Kuba masih berlangsung dan belum menemukan solusi jangka pendek.
Pemerintah setempat kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga stabilitas energi di tengah keterbatasan pasokan dan tekanan eksternal.













