Tiket Kereta Lebaran 2026 Nyaris Habis, Okupansi Tembus 150 Persen Saat Arus Balik
Simetrisnews – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif seiring memasuki periode arus balik. Tingginya mobilitas masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan kembali setelah libur Lebaran.
Hingga 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 4.028.839 atau sekitar 89,6 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Artinya, masih tersedia sekitar 469.857 kursi yang dapat dimanfaatkan penumpang.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api semakin kuat.
“Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memilih kereta karena lebih nyaman dan terjadwal,” ujarnya.
Tiket Arus Balik Masih Tersedia
Pada layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket telah mencapai 3.507.988 atau 98,2 persen dari total kapasitas. Dengan demikian, tersisa sekitar 63.772 kursi yang masih bisa dipesan.
Sementara itu, Kereta Api Lokal mencatat penjualan 520.851 tiket atau 56,2 persen dari total 926.936 kursi. Artinya, masih tersedia 406.085 kursi yang bisa dimanfaatkan. Penjualan KA lokal diperkirakan terus meningkat karena sebagian besar tiket baru tersedia mulai H-7 keberangkatan.
Lonjakan Penumpang dan Okupansi Tinggi
Selama periode 11 hingga 22 Maret 2026, KAI telah melayani total 2.519.508 pelanggan, terdiri dari 2.131.656 penumpang Kereta Api Jarak Jauh dan 387.852 penumpang KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra.
Volume penumpang terus meningkat dengan puncak terjadi pada 22 Maret 2026, mencapai 242.773 pelanggan atau setara 150,7 persen dari kapasitas tempat duduk.
Memasuki 23 Maret 2026, jumlah penumpang masih tinggi. Hingga pagi hari, tercatat 222.948 pelanggan dijadwalkan berangkat dengan tingkat okupansi sementara mencapai 139,1 persen dan berpotensi terus bertambah.
Anne menjelaskan bahwa okupansi di atas 100 persen dimungkinkan karena satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang dalam rute berbeda.
“Dalam satu perjalanan, kursi bisa dipakai beberapa pelanggan pada relasi berbeda, sehingga jumlah penumpang bisa melebihi kapasitas tempat duduk,” jelasnya.
KA Favorit dan Imbauan KAI
Sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
Meski demikian, KAI menyebut peluang mendapatkan tiket arus balik masih terbuka. Masyarakat dapat memilih alternatif jadwal, relasi berbeda, atau memanfaatkan layanan connecting train.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih fleksibel agar perjalanan arus balik dapat berlangsung lancar dan nyaman.












