Sholat Tasbih: Tata Cara, Bacaan, dan Keutamaannya Lengkap dengan Dalil

Simetrisnews – Sholat tasbih merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Ciri khasnya terletak pada bacaan tasbih yang diulang sebanyak 300 kali dalam empat rakaat, dengan rincian 75 kali di setiap rakaat.

Ibadah ini memiliki dasar dari hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA. Dalam hadits tersebut, Nabi SAW menganjurkan pamannya untuk melaksanakan sholat tasbih sebagai amalan yang dapat menghapus berbagai dosa.

Hadits tentang Sholat Tasbih

Rasulullah SAW bersabda kepada pamannya:
يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهُ أَلَا أُعْطِيكَ أَلَا أَمْنَحُكَ أَلَا أَحْبُوكَ أَلَا أَفْعَلُ بِكَ عَشْرَ خِصَالٍ إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ ذَنْبَكَ

Artinya: “Wahai Abbas, pamanku, maukah aku memberimu sepuluh keutamaan? Jika engkau melakukannya, Allah akan mengampuni dosa-dosamu…” (HR Abu Daud)

Dalam lanjutan hadits dijelaskan tata cara sholat tasbih dengan bacaan tasbih yang diulang di setiap gerakan hingga mencapai 75 kali per rakaat.

Waktu Pelaksanaan Sholat Tasbih

Sholat tasbih dapat dikerjakan pada siang maupun malam hari:

  • Siang hari: 4 rakaat dengan 1 salam
  • Malam hari: 4 rakaat dengan 2 salam

Sebagian riwayat menyebutkan waktu utama adalah setelah matahari terbenam. Namun, secara umum sholat ini bersifat fleksibel dan dapat dilakukan kapan saja.

Rasulullah SAW juga menganjurkan pelaksanaannya secara bertahap: jika mampu setiap hari, jika tidak maka setiap pekan, bulan, tahun, atau minimal sekali seumur hidup.

Tata Cara Sholat Tasbih

Secara umum, tata cara sholat tasbih sama dengan sholat sunnah lainnya, namun terdapat tambahan bacaan tasbih di setiap gerakan.

  1. Niat Sholat Tasbih
    أُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
    Ushallii sunnatat-tasbiihi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa
    Artinya: “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
  2. Bacaan Tasbih
    سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
    وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Bacaan tasbih dibaca sebanyak 75 kali di setiap rakaat dengan rincian:

  • 15 kali setelah membaca surat
  • 10 kali saat rukuk
  • 10 kali saat i’tidal
  • 10 kali saat sujud pertama
  • 10 kali saat duduk di antara dua sujud
  • 10 kali saat sujud kedua
  • 10 kali sebelum berdiri ke rakaat berikutnya

Sehingga total bacaan tasbih dalam 4 rakaat mencapai 300 kali.

Keutamaan Sholat Tasbih

Sholat tasbih memiliki keutamaan besar, salah satunya sebagai sarana pengampunan dosa. Dalam hadits disebutkan bahwa dosa yang banyak sekalipun dapat diampuni dengan amalan ini.

Selain itu, sholat tasbih juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah melalui dzikir yang berulang. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’d: 28)

Dengan memahami tata cara dan keutamaannya, sholat tasbih dapat menjadi amalan sunnah yang bernilai besar dalam meningkatkan kualitas ibadah seorang Muslim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup