Sujud Sahwi: Tata Cara, Bacaan, dan Penyebabnya dalam Salat
Simetrisnews – Sujud sahwi merupakan sujud yang dilakukan untuk menutup kekurangan dalam salat, baik karena lupa, ragu, maupun kesalahan dalam pelaksanaannya. Kondisi ini misalnya terjadi saat seseorang tidak yakin jumlah rakaat atau melewatkan bacaan tertentu.
Mengacu pada penjelasan dalam kitab fikih, istilah sahwi secara bahasa berarti lupa. Dalam praktiknya, sujud sahwi dilakukan sebanyak dua kali sebagai bentuk penyempurna salat ketika terjadi kekeliruan, baik karena meninggalkan kewajiban maupun adanya tambahan gerakan.
Tata Cara Sujud Sahwi
Sujud sahwi dilakukan pada akhir salat, tepatnya sebelum salam. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW:
إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ أَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ فَإِذَا نَسِيتُ فَذَكِّرُونِي، وَإِذَا نَسِيَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ
Artinya: “Sesungguhnya aku hanyalah manusia seperti kalian, aku lupa sebagaimana kalian lupa. Jika salah seorang dari kalian lupa, maka hendaklah ia sujud dua kali.” (HR Muslim)
Dalam riwayat lain dijelaskan:
إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلَمْ يَدْرِ كَمْ صَلَّى ثَلَاثًا أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَطْرَحِ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ عَلَى مَا اسْتَيْقَنَ ثُمَّ يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ
Artinya: “Jika salah seorang dari kalian ragu dalam salatnya, tidak tahu tiga atau empat rakaat, maka buanglah keraguan dan ambil yang diyakini. Kemudian lakukan dua sujud sebelum salam.” (HR Muslim)
Bacaan Sujud Sahwi
Para ulama fikih menjelaskan bahwa tidak ada bacaan khusus yang wajib dalam sujud sahwi. Namun dianjurkan membaca doa agar tetap khusyuk, salah satunya:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو
Arab latin: Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu
Artinya: “Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.”
Sebab Dilakukannya Sujud Sahwi
Dalam Mazhab Syafi’i, terdapat beberapa sebab dilakukannya sujud sahwi, di antaranya:
- Meninggalkan sebagian sunnah ab’adh
- Melakukan sesuatu yang membatalkan salat jika disengaja, namun terjadi karena lupa
- Ragu terhadap jumlah rakaat atau amalan dalam salat
- Melakukan tambahan gerakan karena keraguan
- Membaca bacaan tidak pada tempatnya
- Bermakmum kepada imam yang meninggalkan sunnah ab’adh
Adapun yang termasuk sunnah ab’adh dalam salat antara lain:
- Membaca tasyahud awal
- Duduk tasyahud awal
- Membaca shalawat Nabi pada tasyahud awal
- Membaca shalawat kepada keluarga Nabi pada tasyahud akhir
- Membaca doa qunut
- Membaca shalawat Nabi saat qunut
- Membaca shalawat kepada keluarga Nabi saat qunut
Sujud sahwi menjadi bentuk rahmat dalam Islam untuk menyempurnakan ibadah salat ketika terjadi kekeliruan. Dengan memahami tata cara dan penyebabnya, umat Muslim dapat menjalankan salat dengan lebih tenang dan khusyuk.













