Motor Rampasan KPK Honda BeAT 2019 Laku Dilelang Rp 13,2 Juta
Simetrisnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini melelang satu unit motor Honda BeAT dengan harga pembukaan mulai Rp 7 jutaan. Motor tersebut akhirnya berhasil terjual dengan harga jauh lebih tinggi dari nilai awal yang ditawarkan.
Melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III, KPK melelang satu unit Honda BeAT tahun 2019 pada 11 Maret 2026. Motor itu merupakan barang rampasan dari terpidana Yoory Corneles.
Pada proses lelang tersebut, motor Honda BeAT berwarna hitam itu dibuka dengan harga limit Rp 7,2 juta. Kendaraan tersebut juga dilengkapi dokumen resmi berupa BPKB dan STNK. Selain itu, satu helm Honda dan satu jaket Honda turut disertakan sebagai bagian dari paket lelang.
Dalam keterangan di laman resmi lelang.go.id disebutkan, motor yang dilelang memiliki nomor polisi B 5597 TDP dengan nomor rangka MH1JM2127KK577632 dan nomor mesin JM21E2556256. Motor tersebut akhirnya laku terjual.
Mengutip akun Instagram lelangkpkofficial, Honda BeAT keluaran 2019 itu terjual dengan harga Rp 13,2 juta, atau sekitar Rp 6 juta lebih tinggi dari harga limit yang ditetapkan.
Kondisi motor tidak dijelaskan secara detail dalam informasi lelang. Namun dari foto yang beredar, kendaraan tersebut tampak masih dalam kondisi cukup baik.
Terkait pajak kendaraan, data pada laman Samsat Jakarta menunjukkan status pelat nomor motor tersebut tercatat sebagai “Nopol Sudah Dijual”. Karena itu, besaran pajak kendaraan tidak diketahui secara pasti. Jika mengacu pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB), pajak tahunannya diperkirakan sekitar Rp 224 ribu.
Dari sisi spesifikasi, Honda BeAT 2019 dibekali mesin berkapasitas 108,2 cc dengan sistem bahan bakar injeksi PGM-FI. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,68 PS pada 7.500 rpm dan torsi maksimal 9,01 Nm pada 6.500 rpm.
Motor ini juga telah dilengkapi sistem pengereman Combi Brake System (CBS). Pada beberapa varian, Honda BeAT 2019 juga sudah dibekali fitur Idling Stop System (ISS) yang membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.













