Mancanegara

PM Qatar Sebut Serangan Iran Picu “Rasa Pengkhianatan Besar” di Kawasan Teluk

Simetrisnews – Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim bin Jaber Al Thani. Menyebut adanya “rasa pengkhianatan yang besar” dari kepemimpinan Iran setelah serangan yang dilancarkan Republik Islam tersebut terhadap negara-negara Teluk.

Dalam wawancara dengan Sky News yang dikutip Al Jazeera, Senin (9/3/2026). Sheikh Mohammed mengatakan serangan itu terjadi sangat cepat setelah konflik dimulai.

“Mungkin hanya satu jam setelah dimulainya perang, Qatar dan negara-negara Teluk lainnya langsung diserang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa serangan tersebut terjadi meskipun beberapa negara di kawasan Teluk sebelumnya telah menyatakan tidak akan terlibat dalam perang melawan Iran. Selain itu, berbagai upaya diplomatik juga telah dilakukan untuk meredakan ketegangan.

Menurutnya, keputusan Iran menyerang negara-negara Teluk merupakan kesalahan perhitungan yang berdampak besar terhadap stabilitas kawasan.

“Kesalahan perhitungan Iran untuk menyerang negara-negara Teluk telah menghancurkan segalanya,” kata Sheikh Mohammed.

Ia juga menegaskan bahwa Qatar sepenuhnya menolak berbagai pembenaran maupun alasan yang digunakan untuk menjelaskan eskalasi konflik tersebut.

Sheikh Mohammed mengaku terkejut karena serangan terhadap negara-negara Teluk masih terjadi, bahkan setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan bahwa negara-negara tersebut tidak akan menjadi sasaran selama tidak menyerang Iran.

Meski demikian, pemerintah Qatar menegaskan akan tetap membuka jalur komunikasi dengan Teheran guna meredakan ketegangan di kawasan.

“Qatar akan terus berbicara dengan Iran dan berupaya untuk meredakan ketegangan,” ujar Sheikh Mohammed.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: Halo