Kedubes Iran Apresiasi Kesiapan Prabowo Mediasi Konflik AS-Israel
Simetrisnews – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyampaikan apresiasi atas kesiapan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memediasi konflik pasca serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
Dalam pernyataan resmi di Jakarta, Minggu (1/3/2026), Kedubes Iran menilai dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia menunjukkan konsistensi sikap terhadap isu kemanusiaan dan perdamaian dunia.
Baca Juga :
- OPEC+ Bahas Kenaikan Produksi Minyak Usai Konflik AS-Iran
- DJP Beri Relaksasi Lapor SPT PPh 21 Desember 2025 hingga 28 Februari 2026
- 5,1 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan 2025 via Coretax
- Ducati Ungkap Penyebab Ban Marc Marquez Pecah di MotoGP Thailand 2026
- Iran Dikabarkan Siap Mundur dari Piala Dunia 2026
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah dan rakyat Indonesia serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini,” bunyi pernyataan tersebut.
Dorong Sikap Tegas Indonesia
Kedubes Iran juga menekankan pentingnya sikap tegas para pejabat Indonesia dalam merespons konflik tersebut.
“Kedutaan menegaskan pentingnya pengambilan sikap yang tegas oleh para pejabat Indonesia dalam mengutuk agresi dan kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel,” lanjutnya.
Sikap Kemlu RI
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan keprihatinan atas gagalnya perundingan antara AS dan Iran yang memicu eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.
“Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah,” tulis Kemlu melalui akun resmi X, Sabtu (28/2/2026).
Kemlu RI menyerukan seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan dialog serta diplomasi, dengan tetap menghormati kedaulatan dan integritas setiap negara.
Bahkan, pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna menciptakan kembali kondisi keamanan yang kondusif. Jika disetujui kedua belah pihak, Presiden RI juga bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi langsung.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi.













